Jagosatu.com – Aletra L8 Listrik Dijual Rp 488 Juta dan Sudah Dibooking 300 Unit
Aletra sebagai pendatang di industri otomotif kini membuat gebrakan dengan meluncurkan L8 EV dengan harga Rp 488 juta.
Menurut Reinhard Jacobus, General Manager Aletra, sudah ada 300 SPK (surat pemesanan kendaraan) untuk L8 EV.
Disebutkan juga bahwa dari 300 pesanan itu, sekitar 250 unit sudah didistribusikan ke konsumen.
Harga Rp 488 juta itu adalah harga On The Road (OTR) Jakarta untuk varian yang lebih tinggi.
Aletra sebelumnya menawarkan model L8 EV dalam dua varian baterai: one dengan jangkauan lebih pendek dan one dengan jangkauan panjang.
Varian jarak tempuh pendek dipasarkan mulai sekitar Rp 415 juta.
Varian baterai kapasitas lebih besar (Long Range) memberikan jangkauan hingga sekitar 540 km menurut data perusahaan.
Aletra menyebut model ini dirakit secara lokal lewat mitra produksi di Purwakarta, Jawa Barat, melalui PT Handal Indonesia Mobil (HIM).
Perusahaan menyebutkan target penjualan tahunan mencapai 2.000 unit untuk Aletra L8.
Namun Reinhard juga mengakui bahwa ada hambatan produksi di pabrik Handal, sehingga belum bisa mencapai target penuh.
Untuk mendukung penyebaran dan layanan, Aletra berencana memperluas jaringan dealer menjadi sekitar 15 titik di kota besar Indonesia.
Hingga Oktober 2025, Aletra sudah memiliki dealer di Jakarta (Pluit, Puri, Kemang) dan Bandung.
Fasilitas dealer menyediakan layanan 3S (sales, service, spare parts) dan layanan test drive untuk calon konsumen.
Aletra juga membekali L8 EV dengan fitur-fitur modern seperti sistem pengaturan baterai dan teknologi keselamatan (meskipun detail lengkapnya belum semua diumumkan).
Meski begitu, sebagai brand baru, kepercayaan konsumen menjadi tantangan tersendiri.
Infrastruktur pengisian daya cepat (fast charging) juga menjadi aspek penting yang akan diuji di lapangan.
Salah satu strategi daya tarik Aletra adalah memberikan garansi baterai sampai 8 tahun atau hingga jarak tempuh tertentu.
Aletra berharap kendaraan listrik ini bisa mendorong transisi ke mobil listrik di Indonesia, sekaligus mengurangi polusi dan ketergantungan bahan bakar fosil.
Antusiasme 300 SPK tersebut menjadi sinyal bahwa masyarakat mulai tertarik ke EV lokal.
Tapi tetap perlu waktu dan pelayanan baik supaya konsumen yakin membeli dari merek baru.
Kesimpulannya, Aletra L8 EV dengan harga Rp 488 juta dan pesanan awal 300 unit menunjukkan langkah serius di industri EV Indonesia.
(DB)
Editor : Toar Rotulung