JagoSatu.com - AMD dan Sony diam-diam sedang menggarap proyek raksasa bernama 'Project Amethyst'. Kolaborasi ini bertujuan menanamkan AI dan machine learning canggih ke hardware gaming masa depan untuk PC dan konsol.
Tujuannya adalah menciptakan sistem AI sebagai pondasi untuk platform PC dan PlayStation. Nama 'Amethyst' sendiri merupakan gabungan warna merah AMD dan biru PlayStation. Siapa tahu nanti ada hardware edisi ungu, keren juga!
Untuk jangka pendek, kolaborasi ini sudah membuahkan hasil. Dilaporkan oleh VideoCardz, kontribusinya terasa pada teknologi FSR 4 AMD, yang dikembangkan bersama untuk arsitektur grafis.
Mark Cerny bahkan mengonfirmasi FSR 4 akan dioptimalkan secara khusus untuk PlayStation 5 Pro. Ini dilakukan untuk memaksimalkan penggunaan hardware akselerasi AI baru di konsol tersebut.
Proyek ini juga akan meningkatkan gameplay secara masif. Bayangkan NPC yang lebih cerdas, cerita yang adaptif, dan lingkungan dinamis. Gak ada lagi musuh AI bodoh yang cuma nyangkut di pojokan!
Untuk jangka panjang, teknologi ini akan menjadi basis desain hardware GPU AMD masa depan dan PlayStation 6. Kita bicara soal era RDNA5 ke atas, sebuah lompatan besar untuk gaming.
Dilaporkan oleh VideoCardz, Amethyst bukan cuma soal upscaling. Proyek ini juga mengeksplorasi pembuatan frame dan rekonstruksi ray tracing, membuat grafis real-time jadi jauh lebih efisien dan memukau.
AMD membeberkan tiga teknologi inti untuk GPU RDNA generasi berikutnya. Pertama, Radiance Core, yang dirancang khusus untuk mempercepat proses ray tracing dan path tracing secara hardware.
Kedua, Neural Array, kumpulan unit komputasi yang berfungsi sebagai mesin AI terpadu, seperti dilansir oleh VideoCardz. Ini akan meningkatkan kualitas render FSR dan PSSR di masa depan.
Terakhir, Kompresi Universal. Teknologi ini mengurangi beban bandwidth memori dengan mengompresi data GPU secara real-time. Bandwidth memori yang sering jadi biang kerok kelambatan bisa teratasi.
Lewat Amethyst, AMD dan Sony menyatukan visi hardware dan software mereka. Keduanya menciptakan pondasi AI yang terbuka untuk generasi gaming selanjutnya, sebuah langkah pro-konsumen dan inovasi.
Dikutip dari VideoCardz, berbagai peningkatan RDNA baru ini akan terintegrasi di PC maupun PlayStation. Ini menjamin pengalaman AI yang seragam dan berkualitas tinggi di kedua platform.
Sabar dulu, guys. Teknologi ini tidak akan datang dalam waktu dekat. Kemungkinan besar kita baru akan melihatnya di era RDNA 5 dan PS6, paling cepat sekitar tahun 2026 atau 2027.
Kolaborasi ini jadi penentu arah baru masa depan gaming. AI tidak lagi sekadar fitur tambahan, tapi menjadi elemen fundamental dari hardware itu sendiri. Penantiannya bakal bikin penasaran!
AMD dan Sony kini memimpin pergerakan industri menuju standar machine learning yang terbuka. Nah, menurut kalian, fitur AI apa yang paling kalian tunggu dari kolaborasi ini? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung