Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Tesla Cari Masalah? Mode 'Mad Max' Bikin Regulator Turun Tangan!

Toar Rotulung • 2025-10-30 01:00:00
Ilustrasi Mobil CyberTruck di parkiran
Ilustrasi Mobil CyberTruck di parkiran

JagoSatu.com - Fitur FSD terbaru Tesla, 'Mode Mad Max', bikin regulator federal turun tangan. Namanya saja sudah cari penyakit. Memangnya tim PR Tesla tidak ada yang sadar, ya?

NHTSA, badan keselamatan lalu lintas AS, kini meminta keterangan lebih lanjut soal mode mengemudi agresif ini. Wajar saja, mereka tidak bisa diam melihat fitur yang jelas-jelas didesain buat melanggar aturan.

Dilansir oleh Engadget, mode ini menjanjikan laju lebih ngebut dan sering salip-salipan. Mobil jadi lebih agresif, mampu mendeteksi dan nyelip di ruang sempit. Konsep yang ngeri-ngeri sedap, kan?

NHTSA menegaskan, pengemudilah yang bertanggung jawab penuh untuk mematuhi aturan lalu lintas. Ini jadi semacam tameng hukum buat Tesla, tapi bukan berarti mereka bisa lepas tangan begitu saja.

Investigasi ini adalah lanjutan dari penyelidikan yang lebih besar terhadap 2,9 juta mobil Tesla. Skala masalahnya sangat besar, menunjukkan betapa seriusnya kekhawatiran regulator saat ini.

Dilaporkan Engadget, penyelidikan sebelumnya fokus pada perilaku FSD yang melanggar hukum, seperti menerobos lampu merah atau melawan arus. Ini bukan sekadar eror kecil, tapi kegagalan keselamatan fundamental.

Sebenarnya, mode 'Mad Max' ini pernah mau dirilis tahun 2018 tapi batal karena diprotes banyak orang. Meluncurkannya lagi di tengah investigasi besar benar-benar menunjukkan level pede Tesla yang kelewatan.

Kemunculan mode ini jadi kebalikan total dari 'Mode Sloth' yang super hati-hati tahun lalu. Seolah-olah Tesla punya dua kepribadian: satu sangat agresif, satunya lagi sangat pelan.

Risikonya bukan isapan jempol. Dikutip dari Rolling Stone via TechCrunch, seorang pengguna bilang mobilnya ngebut 65 mph di zona 35 mph sambil 'memperingati dirinya sendiri'. Gila, kan?

Kondisi ini diperparah dengan NHTSA yang justru kekurangan staf ahli. Produk makin agresif, sementara regulatornya malah dilemahkan. Ini kombinasi yang sangat berbahaya bagi keselamatan publik.

Kabarnya, pemangkasan staf ini terjadi akibat inisiatif era Trump bernama DOGE. Tim ahli kendaraan otonom mereka kehilangan beberapa orang penting, padahal teknologi ini butuh lebih banyak pengawasan.

Dilaporkan Engadget, seorang kritikus bahkan berkata, "Saya belum pernah lihat CEO lain se-cuek ini terhadap keselamatan publik dan hukum." Sebuah tuduhan yang sangat pedas tapi sulit dibantah.

Mode yang dinamai dari film pasca-apokaliptik ini seperti cerminan yang pas. Sepertinya Tesla lebih mementingkan gaya dan pemasaran daripada hal 'kuno' seperti menaati peraturan lalu lintas.

Inti masalahnya bukan cuma soal ngebut, tapi sistem yang sengaja diprogram untuk membuat keputusan ilegal dan berisiko. Inilah yang paling berbahaya dari fitur kontroversial ini.

Pada akhirnya, kasus ini memaksa kita bertanya: kok bisa sebuah perusahaan merilis software yang sengaja dirancang melanggar hukum? Nah, gimana menurut kalian soal langkah nekat Tesla ini? (tmtiwow)

 

Editor : Toar Rotulung
#fitur #mad max #mode #turun tangan #Tesla #regulator #fsd