Jagosatu.com - Microsoft dikabarkan sedang menyiapkan konsol Xbox generasi berikutnya yang bakal membawa perubahan sangat besar dalam dunia gaming dan bisa dibilang ini adalah langkah yang sangat berani.
Konsol baru ini santer disebut-sebut bukan hanya sekadar konsol game biasa, tetapi sebuah perangkat hybrid yang menggabungkan konsol dan PC.
Istilah hybrid di sini maksudnya adalah perangkat yang bisa menjalankan sistem operasi (OS) khusus Xbox, tetapi juga bisa beralih ke OS Windows layaknya sebuah PC desktop biasa.
Dengan adanya kemampuan untuk beralih ke OS Windows, pengguna Xbox generasi baru ini otomatis akan mendapatkan akses ke toko game PC yang sangat besar, seperti Steam.
Nah, di sinilah letak hebohnya karena banyak game eksklusif dari PlayStation yang selama ini hanya bisa dimainkan di konsol PS5 atau PS4, belakangan ini juga sudah dirilis untuk PC dan dijual di Steam.
Jadi, secara teknis, jika Xbox ini benar-benar bisa mengakses Steam, para gamer bisa memainkan game yang dulunya "anak emas" PlayStation, seperti God of War atau Marvel's Spider-Man, langsung di perangkat Xbox mereka.
Ini bukan berarti Xbox akan menjalankan software PlayStation secara langsung, ya, melainkan memanfaatkan ketersediaan game PlayStation di platform PC.
Menurut laporan dari Windows Central, rencana Microsoft ini bertujuan untuk menciptakan perangkat "pemain segala" (it plays everything) yang memberikan kebebasan penuh kepada gamer.
Konsep "pemain segala" ini sejalan dengan pernyataan pimpinan Xbox, Sarah Bond, yang ingin menghilangkan batasan antara platform dan membuat game bisa dimainkan di mana saja.
Keputusan Microsoft ini juga didukung oleh pergeseran tren di industri, di mana konsep game yang hanya tersedia untuk satu konsol (disebut eksklusivitas) dianggap sudah mulai usang atau ketinggalan zaman.
Bahkan, Microsoft sendiri sudah mulai memecah tradisi dengan membawa game legendaris mereka, yaitu Halo: Campaign Evolved, ke konsol PlayStation 5 pada tahun 2026 mendatang, dilansir dari Kompas.com.
Langkah drastis ini menunjukkan bahwa console war, yaitu persaingan ketat antara Xbox dan PlayStation, mungkin sudah mulai mereda dan bergeser fokusnya.
Alih-alih bersaing head-to-head dengan PlayStation 6 (PS6) yang kabarnya akan tetap menjadi konsol tradisional, Xbox generasi baru ini justru menargetkan pasar PC Gaming yang lebih luas.
Kabar burung juga menyebutkan bahwa konsol hybrid baru ini kemungkinan akan menghilangkan paywall atau biaya berlangganan untuk bermain game multiplayer online di game Xbox.
Keputusan untuk menghapus paywall ini dinilai masuk akal karena pada platform PC seperti Steam, pemain memang tidak perlu membayar biaya bulanan untuk bermain online.
Tentu saja, perangkat premium dengan kemampuan seperti PC gaming kelas atas ini diperkirakan akan memiliki harga yang cukup mahal, bahkan bisa mencapai di atas $1000 atau sekitar belasan juta Rupiah.
Istilah PC Sultan mungkin cocok disematkan karena konsol ini menawarkan performa super tinggi dan akses ke hampir semua game yang ada di pasar.
Meski begitu, Microsoft tetap menjanjikan bahwa pengalaman utama saat pertama kali menyalakan perangkat akan terasa seperti konsol Xbox Series X|S yang familier.
Artinya, bagi gamer yang hanya ingin bermain game dari library Xbox dan Game Pass, mereka tidak perlu repot-repot menyentuh atau masuk ke antarmuka Windows sama sekali.
Namun, opsi untuk keluar dari Xbox OS dan masuk ke Windows Desktop tetap tersedia bagi mereka yang ingin memasang aplikasi lain, launcher game lain, atau bermain game PC (mouse dan keyboard game).
Menurut IGN, game seperti League of Legends atau game strategi PC lainnya yang berbasis mouse dan keyboard juga akan bisa dimainkan di perangkat Xbox baru ini jika gamer beralih ke mode Windows.
Ini merupakan janji Microsoft untuk memberikan “next-level performance, cutting-edge graphics, breakthrough gameplay, and unmatched compatibility” pada perangkat keras masa depan mereka.
Konsol ini dikabarkan memiliki nama kode internal Magnus dan diperkirakan akan diluncurkan sekitar tahun 2027, bersamaan dengan rumor peluncuran PS6.
Jika bocoran ini benar-benar terjadi, ini akan menjadi momen revolusioner yang dapat mengubah cara gamer memilih dan membeli konsol di masa depan.
Para gamer tidak perlu lagi bingung memilih antara game eksklusif Xbox atau PlayStation, karena semua akan tersedia dalam satu perangkat yang kuat dan fleksibel.
Ini benar-benar menunjukkan bahwa Microsoft saat ini tidak lagi melihat Sony sebagai satu-satunya pesaing utama, tetapi lebih fokus bersaing dengan pasar gaming PC yang jauh lebih besar.
Fokus pada fleksibilitas, kompatibilitas, dan value yang ditawarkan, membuat Xbox generasi berikutnya ini menjadi salah satu berita gaming paling dinanti-nanti.
(DB)
Editor : Toar Rotulung