Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Meeting Online Lebih Aman, Microsoft Teams Blokir Screenshot!

Toar Rotulung • 2025-11-24 01:00:00
Ilustrasi Logo Microsoft Teams dengan Gaya Lukisan Kanvas
Ilustrasi Logo Microsoft Teams dengan Gaya Lukisan Kanvas

JagoSatu.com - Sering meeting online dan takut info penting bocor? Tenang, Microsoft Teams baru saja rilis fitur keamanan canggih "Prevent Screen Capture" untuk melindungi data sensitif selama rapat berlangsung.

Cara kerjanya beda-beda di tiap platform. Kalau di Windows, saat coba di-screenshot, jendela meeting-nya langsung jadi hitam. Di Android, fitur screenshot bahkan diblokir total dengan notifikasi khusus.

Nah, buat pengguna iOS, fiturnya masih terbatas. Screenshot memang masih bisa, tapi tampilan video peserta bakal berubah jadi foto profil. Microsoft janjiin bakal ada update keamanan tambahan ke depannya.

Gimana kalau pakai macOS atau browser web? Aturannya lebih tegas. Dilansir oleh BleepingComputer, pengguna dari platform ini hanya bisa bergabung dalam mode audio saja, tanpa bisa melihat konten visual rapat.

Fitur ini nggak aktif otomatis, jadi harus diaktifkan manual oleh penyelenggara rapat di menu Options. Menurut Microsoft, pengaturannya per rapat, bukan kebijakan umum dari admin IT perusahaan.

Sayangnya, fitur canggih ini nggak gratis. Organisasi harus berlangganan lisensi Teams Premium untuk bisa menggunakannya. Ini sejalan dengan strategi Microsoft yang menawarkan fitur keamanan tambahan di paket berbayar.

Perilisannya dilakukan secara bertahap. Awalnya dijadwalkan Juli 2025, tapi diundur. Kini, menurut Microsoft 365 Roadmap, fitur ini ditargetkan tersedia untuk semua pengguna global pada akhir November 2025.

Perlindungannya lengkap banget. Fitur ini nggak cuma mengamankan layar utama rapat, tapi juga area lain seperti kolom chat, daftar peserta, catatan, hingga panel Copilot. Semuanya aman!

Tapi, fitur ini punya satu kelemahan mendasar: nggak bisa mencegah orang memotret layar pakai HP lain. Jadi, ini bukan solusi anti-bocor yang seratus persen ampuh.

Untuk mengatasinya, Microsoft merekomendasikan fitur pendukung seperti "visual watermarks". Tanda air ini akan menampilkan alamat email peserta di layar, jadi bisa mencegah orang iseng memotretnya.

Dari sisi hukum, fitur ini punya implikasi terhadap aturan privasi data. Microsoft mengingatkan bahwa pembatasan ini bisa memengaruhi hak pengguna untuk mengakses atau mengelola data pribadi mereka selama rapat.

Fitur ini dirilis bukan tanpa alasan. Dikutip dari Microsoft Security, ada ancaman siber yang aktif menyalahgunakan fitur Teams. Lapisan keamanan baru ini hadir untuk melawan tren serangan tersebut.

Agar bekerja maksimal di Android, Microsoft merekomendasikan perangkatnya terdaftar di Intune. Ini menunjukkan betapa dalamnya integrasi fitur ini dengan ekosistem manajemen perusahaan milik Microsoft.

Ke depannya, fitur ini bakal terus dikembangkan. Selain perbaikan untuk iOS, Microsoft juga berencana mengintegrasikannya lebih dalam dengan sistem keamanan lain, seperti penerapan otomatis berdasarkan label sensitivitas dokumen.

Secara keseluruhan, fitur ini adalah langkah maju yang besar untuk keamanan rapat online. Meskipun berbayar dan punya batasan, ini adalah alat penting. Nah, menurut kalian fitur kayak gini berguna banget nggak sih? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#fitur #data sensitif #Rilis #screen #Meeting online #melindungi #Keamanan #Info penting #rapat #bocor #Microsoft Teams #canggih #capture