Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kecepatan Cahaya di Dalam Chip? Terungkap Rencana Ambisius GlobalFoundries Setelah Akuisisi Pabrik Singapura!

Toar Rotulung • 2025-11-24 17:35:06
GlobalFoundries mengakuisisi perusahaan fotonika berbasis di Singapura, AMF.
GlobalFoundries mengakuisisi perusahaan fotonika berbasis di Singapura, AMF.

Jagosatu.com - Bayangkan kalau data di dalam komputer kamu bisa bergerak secepat cahaya, bukan lagi lewat kabel listrik biasa yang kadang bikin panas dan lambat.

Impian itu makin dekat dan nyata karena perusahaan pembuat chip raksasa, GlobalFoundries, baru saja membeli pabrik canggih bernama Advanced Micro Foundry atau sering disebut AMF.

Dilansir dari TrendForce, pembelian ini bikin GlobalFoundries langsung jadi pabrik terbesar di dunia yang khusus menyediakan jasa pembuatan teknologi silicon photonics.

Kamu pasti bertanya-tanya, apa sih sebenarnya silicon photonics itu sampai diperebutkan perusahaan-perusahaan besar dunia?

Silicon photonics adalah teknologi keren yang menggabungkan laser atau cahaya ke dalam chip silikon untuk mengirim data dengan super ngebut.

Jadi, kalau dulu data dikirim lewat kabel tembaga yang bisa panas dan boros listrik, sekarang data bisa "numpang" lewat cahaya yang jauh lebih efisien.

Menurut laporan Channel News Asia, teknologi ini sangat dibutuhkan karena sekarang lagi zamannya kecerdasan buatan atau AI yang butuh transfer data gila-gilaan setiap detiknya.

Baca Juga: Derby Kota Sheffield Berakhir Tragis untuk Wednesday: United Raih Kemenangan Ketiga Beruntun!

Pusat data atau data center untuk AI itu butuh energi yang hemat supaya tidak boros listrik, dan chip berbasis cahaya ini adalah kunci jawabannya.

Nah, AMF yang dibeli oleh GlobalFoundries ini aslinya adalah perusahaan teknologi yang bermarkas di negara tetangga kita, yaitu Singapura.

Berita dari The Straits Times menyebutkan kalau AMF dulunya dikembangkan oleh lembaga riset pemerintah A*STAR Singapura dan sudah jadi pemain penting di teknologi canggih ini sejak lama.

Dengan akuisisi atau pembelian ini, GlobalFoundries tidak cuma beli gedung pabrik, tapi juga mengambil alih semua teknologi pintar yang sudah dibuat AMF selama ini.

Dikutip dari laman Kontan, langkah strategis ini disebut-sebut mengukuhkan GlobalFoundries sebagai "penguasa" baru di dunia chip AI yang menggunakan teknologi cahaya.

Tim Breen selaku CEO GlobalFoundries bilang kalau kecepatan tinggi dan hemat energi adalah syarat utama yang tidak bisa ditawar untuk masa depan teknologi AI.

Mereka tidak main-main dengan rencana ini, karena strategi ke depannya bakal bikin produksi chip canggih ini jadi jauh lebih banyak dari sebelumnya.

Berdasarkan rilis resmi di GlobeNewswire, GlobalFoundries berencana memindahkan teknologi AMF ke pabrik mereka yang lebih besar dengan ukuran wafer 300mm.

Sebagai informasi, wafer itu bukan biskuit camilan ya, tapi piringan tipis bahan dasar silikon yang dipakai untuk mencetak ratusan chip sekaligus.

Pindah ke ukuran 300mm artinya mereka bisa mencetak chip dua kali lipat lebih banyak dibanding pabrik lama AMF yang ukurannya cuma 200mm.

Ini adalah kabar yang sangat baik buat perkembangan internet dan aplikasi canggih yang sering kita pakai sehari-hari di smartphone.

The Business Times juga menambahkan kalau GlobalFoundries bakal bikin pusat penelitian baru di Singapura bareng lembaga riset A*STAR.

Jadi, para ilmuwan pintar di sana bakal terus meneliti cara-cara baru supaya internet dan pemrosesan data kita makin kencang di masa depan.

Kolaborasi riset ini membuktikan kalau negara tetangga kita punya peran yang sangat vital dalam rantai pasok teknologi canggih dunia.

Kita sebagai pengguna gadget nantinya bakal ngerasain hp atau laptop yang kinerjanya lebih kencang tapi baterainya tetap awet dan tidak gampang panas.

Teknologi optical interconnect atau sambungan optik ini bakal menggantikan kabel-kabel tembaga yang ruwet di dalam mesin server besar.

GlobalFoundries benar-benar serius ingin jadi pemimpin pasar supaya tidak kalah saing dengan perusahaan chip lainnya yang juga berlomba-lomba di sektor AI.

Masa depan dunia digital sepertinya bakal benar-benar cerah dan secepat kilat berkat teknologi cahaya yang sedang mereka kembangkan ini.

VYR

Editor : Toar Rotulung
#Silicon Photonics #data center #teknologi ai #GlobalFoundries #semikonduktor #Berita Teknologi