Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Valve Ogah Jual Rugi, Harga Steam Machine Bakal Setara PC Rakitan

Toar Rotulung • 2025-11-28 10:05:36
Steam Machine
Steam Machine

JagoSatu.com - Valve akhirnya buka suara soal harga Steam Machine, dan ini bisa jadi kabar yang siap-siap bikin dompet menjerit. Harganya akan seperti PC, bukan konsol bersubsidi. Pupus sudah harapan punya konsol terjangkau untuk ruang keluarga.

Perangkat berbentuk kubus mungil ini disebut punya tenaga enam kali lipat lebih kencang dari Steam Deck. Ini adalah lompatan performa yang masif, yang tentu saja harganya juga ikut melambung tinggi.

Dilansir oleh videogameschronicle.com, Pierre-Loup Griffais dari Valve mengonfirmasi hal ini di podcast Friends Per Second. Tujuannya adalah menyamai harga PC rakitan dengan performa serupa. Artinya, kita bisa mulai merakit PC virtual untuk menebak harganya.

Griffais menjelaskan, patokan harganya akan setara dengan PC rakitan dengan spesifikasi serupa. Meskipun mereka ingin menawarkan "penawaran bagus", harganya dipastikan tidak akan murah.

Intinya, Valve tidak akan memberi subsidi atau jual rugi seperti Sony dan Microsoft pada konsol mereka. Mereka tidak mengikuti model bisnis yang rugi di hardware demi untung dari penjualan game.

Videogameschronicle.com melaporkan, saat ditanya soal subsidi, Griffais tegas menjawab tidak. Ini menegaskan status Steam Machine: sebuah PC ringkas dengan kemudahan ala konsol, bukan sebaliknya.

Harga finalnya sendiri bahkan belum ditetapkan. Alasannya, harga komponen di pasaran masih terus naik-turun dan belum stabil, yang menjadi tantangan besar dalam peluncuran hardware baru.

Sebagai perbandingan, PS5 dan Xbox Series X dijual di kisaran $500−750. Kemungkinan besar, harga Steam Machine akan setara dengan batas atas kisaran tersebut atau bahkan lebih mahal.

Lalu apa nilai jualnya? Valve mengandalkan bentuknya yang ringkas dan tingkat kesenyapannya yang sangat impresif. PC gaming yang hening tentu saja merupakan sebuah fitur premium.

Menurut Ampere Analysis, harga akan jadi penentu utama kesuksesan perangkat ini. Jika tembus $800 lebih, akan sangat sulit mengajak gamer konsol untuk pindah haluan.

Dikutip dari videogameschronicle.com, spesifikasinya sendiri bukan sekelas PC gaming high-end. Jadi intinya, kita membayar harga PC kelas menengah untuk mendapatkan performa yang juga setara.

Nilai lebihnya ada pada fitur yang susah didapatkan jika merakit PC sendiri, seperti kemudahan integrasi di ruang keluarga dan optimalisasi tingkat kebisingan yang sudah dirancang pabrikan.

Mengingat Valve punya Steam yang sangat menguntungkan, keputusan untuk tidak memberi subsidi pada hardware-nya ini menjadi langkah yang cukup unik. Padahal harga lebih rendah bisa menarik jutaan pengguna.

Prediksi ini sebenarnya sejalan dengan perkiraan Linus Tech Tips sebelumnya. Meski banyak analis berharap harganya akan seperti konsol, Valve jelas lebih memilih jalan ekonomi PC.

Tanpa subsidi, Steam Machine berisiko hanya menjadi produk niche bagi para pencari PC mungil. Nah, menurut kalian, apakah strategi harga dari Valve ini sudah tepat sasaran? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#Pupus #Steam Machine #harapan #buka suara #dompet #kabar #bersubsidi #terjangkau #ruang keluarga #Valve #PC #Menjerit #konsol #harga