Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

AI ini bisa memberi tahu apakah kamu mulai botak sebelum kamu menyadarinya sendiri

ALengkong • 2025-11-28 17:00:55

Teknologi AI yang bisa mendeteksi tanda kebotakan sebelum disadari
Teknologi AI yang bisa mendeteksi tanda kebotakan sebelum disadari

Jagosatu.com - MyHair AI menjadi perbincangan karena mampu mendeteksi tanda kebotakan hanya dari foto kulit kepala sehingga membuat banyak orang penasaran dan sedikit takut.

MyHair AI dibuat oleh Cyriac Lefort yang awalnya terinspirasi ketika tukang cukur berkata rambutnya mulai menipis menurut TechCrunch fakta ini memicu terciptanya ide untuk membuat teknologi analisis rambut berbasis AI.

Cyriac Lefort kemudian bekerja sama dengan Tilen Babnik untuk membangun MyHair AI sebuah startup yang fokus pada kesehatan rambut dengan pendekatan teknologi kecerdasan buatan.

Pengguna cukup mengunggah foto kulit kepala dan AI akan melakukan analisis untuk melihat apakah ada tanda kerontokan yang mungkin belum terlihat jelas secara kasat mata menurut CryptoRank fakta ini membuat aplikasi cepat populer.

Aplikasi ini bukan sekadar memberikan hasil analisis tetapi juga memberi saran perawatan rambut yang sesuai dengan kondisi masing masing pengguna berdasarkan hasil pemeriksaan digital.

Model AI yang digunakan sudah dilatih menggunakan lebih dari 300 ribu foto rambut sehingga bisa membaca pola rambut secara lebih akurat menurut TechBuzz fakta ini membantu meningkatkan kepercayaan publik.

Hasil analisis menunjukkan area kulit kepala mana yang menipis dan dalam tingkat berapa sehingga pengguna bisa mendapat gambaran kerontokan secara visual.

Baca Juga: Cara Matikan Fitur 'Mata-mata' Google di Gmail Kamu

Fitur pemantauan membuat pengguna dapat membandingkan kondisi rambut dalam beberapa minggu atau bulan untuk melihat apakah ada perkembangan positif atau negatif.

Pendekatan ini membuat orang tidak perlu menebak nebak lagi apakah rambut mereka rontok atau tidak karena data visual yang jelas langsung tersedia.

MyHair AI sudah dipakai oleh sekitar 200 ribu pengguna sejak peluncurannya pada musim panas menurut TechBuzz fakta ini menunjukkan tingginya ketertarikan terhadap solusi digital untuk rambut.

Lebih dari seribu pengguna sudah menjadi pelanggan berbayar yang berarti mereka memakai aplikasi secara rutin untuk mendapatkan analisis dan pemantauan rambut.

MyHair AI juga mulai bekerja sama dengan klinik dan spesialis rambut agar pengguna yang membutuhkan bantuan profesional dapat diarahkan ke layanan medis.

Teknologi ini membuat orang tidak lagi bergantung pada pendapat subjektif tukang cukur atau promosi produk rambut yang sering berlebihan dan tidak terbukti.

Dalam dunia kesehatan rambut terdapat istilah densitas rambut yaitu jumlah rambut pada area tertentu yang menjadi salah satu indikator terpenting untuk mengetahui apakah seseorang mengalami kebotakan.

AI MyHair menghitung densitas rambut secara otomatis dari gambar sehingga hasilnya lebih cepat dan tidak membutuhkan alat klinik yang mahal.

Penggunaan AI pada perawatan rambut menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya fokus pada kesehatan fisik internal tetapi juga pada kepercayaan diri dan kecantikan.

Banyak pengguna mengaku aplikasi ini membuat mereka sadar kondisi rambut lebih cepat sehingga bisa mengambil langkah perawatan sebelum terlambat menurut TechCrunch.

Industri perawatan rambut global terus berkembang dan teknologi seperti ini membantu orang mengambil keputusan berdasarkan fakta bukan hanya iklan.

Startup ini menjadi contoh bagaimana kecerdasan buatan bisa membantu masalah kecil yang terasa besar bagi banyak orang terutama bagi mereka yang takut botak saat usia masih muda.

MyHair AI kemungkinan akan terus berevolusi karena semakin banyak data pengguna yang membantu AI menjadi lebih pintar dari waktu ke waktu (KT)

Editor : ALengkong
#myhair ai #Kecerdasan Buatan #Teknologi Kesehatan #cyriac lefort #kebotakan rambut #Startup Teknologi