Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Harga Chip Naik Gila-Gilaan? Permintaan AI Meledak, Produsen Komputer Sampai Keteteran!

ALengkong • 2025-11-30 22:41:13

Photo
Photo

Jagosatu.com - Dunia teknologi lagi gonjang-ganjing karena harga chip memori naik sampai puluhan persen dalam waktu singkat.

Kenaikan harga ini terjadi karena permintaan untuk server kecerdasan buatan meledak sejak awal 2025.

Menurut laporan industri, beberapa produsen besar sampai kewalahan memenuhi pesanan yang datang dari perusahaan cloud dan AI.

Dilansir dari laporan finansial, beberapa perusahaan seperti Samsung bahkan menaikkan harga hingga 60 persen untuk jenis chip tertentu.

Lonjakan harga ini terutama terjadi pada chip DRAM dan HBM yang dipakai untuk melatih model AI besar.

Chip HBM adalah memori berkecepatan tinggi yang dipasang sangat dekat dengan GPU agar performanya maksimal.

Karena semua perusahaan berlomba membuat model AI mereka sendiri, permintaan HBM meningkat tajam.

Baca Juga: Kampus di Sulawesi Luncurkan Sistem AI Baru untuk Prediksi Cuaca Mikro Berbasis Sensor Lingkungan

Produsen chip mengaku bahwa peningkatan permintaan ini jauh lebih cepat dari perkiraan.

Para analis menilai bahwa tren ini akan berlangsung hingga 2026 karena AI makin dipakai di berbagai sektor.

Banyak industri dari perbankan, kesehatan, pendidikan, sampai manufaktur mulai memasukkan AI ke sistem mereka.

Hal ini membuat kebutuhan data center membengkak sehingga chip memori jadi barang rebutan.

Produsen perangkat elektronik konsumen juga ikut kena imbasnya.

Laptop, smartphone, dan tablet kemungkinan akan ikut naik harga karena komponennya makin mahal.

Beberapa pembuat laptop mengatakan bahwa mereka harus menyesuaikan harga rilis produk 2026.

Di sisi lain, negara-negara yang ingin membangun pabrik chip baru membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum bisa produksi.

Karena itu, pasokan tetap ketat meski investasi besar sedang berjalan.

Konsumen di peringkat bawah rantai pasok akan merasakan dampak paling cepat.

Harga komputer rakitan diperkirakan naik lebih dulu dibanding perangkat premium.

Pelaku pasar mengingatkan bahwa gejolak ini bisa membuat peluncuran perangkat baru mengalami penundaan.

Namun, sebagian pihak melihat ini sebagai peluang bagi produsen untuk meningkatkan inovasi.

Keuntungan dari kenaikan harga bisa dipakai untuk membangun fasilitas produksi yang lebih modern.

Jika kapasitas produksi sudah bertambah, harga chip kemungkinan stabil lagi dalam beberapa tahun.

Untuk sekarang, industri harus beradaptasi dengan kondisi pasar yang panas dan tidak stabil.

Para peneliti menilai bahwa fenomena ini menandai babak baru penting dalam ekonomi teknologi global. (J)

Editor : ALengkong
#chip #Ekonomi #semikonduktor #Industri #Teknologi