Jagosatu.com - Perusahaan teknologi raksasa OpenAI baru saja mengumumkan langkah besar dengan merekrut salah satu orang penting dari Google.
OpenAI secara resmi menunjuk Tyler Alshied sebagai Wakil Presiden Urusan Pengembangan Korporat yang baru.
Tyler Alshied bukanlah orang sembarangan karena ia sudah bekerja di Google selama lebih dari sepuluh tahun sebelum pindah.
Menurut laporan Reuters, Alshied sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengelola untuk pengembangan korporat di Google.
Di tempat barunya ini, ia akan bertanggung jawab memimpin strategi OpenAI dalam hal merger dan akuisisi perusahaan lain.
Istilah merger sendiri berarti penggabungan dua perusahaan menjadi satu untuk memperkuat bisnis mereka di pasar.
Sedangkan akuisisi adalah proses di mana satu perusahaan membeli perusahaan lain untuk mengambil alih kepemilikannya.
Langkah OpenAI ini menunjukkan bahwa mereka sangat serius untuk terus memperluas jangkauan bisnis mereka di masa depan.
Dilansir dari Reuters, penunjukan Alshied dilakukan tepat saat persaingan di dunia kecerdasan buatan atau AI sedang sangat ketat.
OpenAI ingin memastikan bahwa mereka memiliki tim terbaik untuk mengelola investasi besar yang masuk ke kantong mereka.
Istilah kecerdasan buatan atau AI merujuk pada program komputer yang dirancang untuk meniru kecerdasan manusia dalam berpikir.
Sebagai pimpinan pengembangan korporat, Alshied akan membantu OpenAI mencari peluang kerja sama dengan perusahaan teknologi kecil lainnya.
Kehadiran Alshied diharapkan bisa membawa pengalaman luasnya dari Google untuk memperkuat struktur keuangan OpenAI.
Google sendiri saat ini merupakan salah satu pesaing terberat OpenAI dalam mengembangkan teknologi mesin pencari masa depan.
Pindahnya eksekutif senior ini dianggap sebagai kemenangan besar bagi OpenAI dalam upaya mencari talenta terbaik di industri.
Masyarakat dunia sedang memperhatikan bagaimana OpenAI akan menggunakan dana mereka untuk membeli teknologi-teknologi baru.
Alshied juga akan berperan dalam menentukan arah investasi OpenAI agar perusahaan ini tetap menjadi pemimpin pasar.
Banyak analis menilai bahwa langkah ini akan mempercepat perkembangan fitur-fitur baru di ChatGPT dan produk OpenAI lainnya.
Dengan tim yang semakin kuat, OpenAI optimis bisa menghadapi tantangan dari perusahaan besar seperti Microsoft dan Google.
Semua mata kini tertuju pada strategi apa yang akan dijalankan oleh Alshied dalam beberapa bulan pertamanya bekerja di sana
(DB)
Editor : Toar Rotulung