Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Didorong ROG Ally, Microsoft Benahi Windows untuk Gaming

Toar Rotulung • 2025-12-18 01:00:00
Gamer sedang Bermain
Gamer sedang Bermain

JagoSatu.com - Ian LeGrow, Wakil Presiden Microsoft, baru saja membagikan perkembangan game PC Windows tahun ini. Intinya? Perangkat genggam dan Arm memaksa Microsoft fokus menyederhanakan platform. Ini kabar baik buat kita semua!

Kehadiran ROG Ally dan Ally X jadi pemicu inovasi di bidang kinerja, efisiensi, dan responsivitas. Butuh kerja sama dengan produsen hardware khusus agar Microsoft akhirnya memperlakukan Windows layaknya konsol.

Dilansir dari Blog Pengalaman Windows Microsoft, hasilnya adalah Xbox Full Screen Experience (FSE). Antarmuka mirip konsol ini fokus pada kontroler, sangat cocok untuk layar kecil perangkat genggam.

Fitur andalan lain, Advanced Shader Delivery (ASD), mengompilasi shader saat instalasi. Ini mengurangi lag dan waktu muat pertama. Contoh nyatanya, waktu muat Call of Duty turun 95%—sangat menghemat baterai!

Fokus pada perangkat genggam mendorong optimisasi sistem seperti manajemen daya khusus dan memori terpadu yang efisien untuk APU Ryzen. Kabar baiknya, inovasi hemat baterai ini juga akan bermanfaat untuk laptop gaming biasa.

Ekosistem Windows on Arm makin berkembang pesat. Kini, kita bisa instal game dari Game Pass lokal lewat aplikasi Xbox PC. Akhirnya! Bergantung pada cloud streaming bukan solusi jangka panjang.

Dikutip dari Blog Pengalaman Windows Microsoft, emulator Prism untuk software x86/x64 di Arm kini mendukung ekstensi AVX dan AVX2. Ini membuka akses ke banyak game modern dan aplikasi kreatif.

Kendala besar lain sudah teratasi: dukungan anti-cheat asli dari mitra seperti Easy Anti-Cheat kini tersedia di Windows on Arm. Game kompetitif butuh anti-cheat terpercaya; tanpanya, Arm tidak bisa dipakai.

Di bagian grafis, DirectX Raytracing 1.2 (DXR 1.2) hadir dengan fitur baru seperti Opacity Micromaps. Microsoft menunjukkan keseriusannya di ray tracing dengan menghadirkan alat untuk meningkatkan performa.

DXR 1.2 bisa meningkatkan performa ray tracing hingga 2,3 kali di hardware yang didukung. Peningkatan signifikan ini berarti setting RT 'High' akhirnya bisa dinikmati tanpa frame rate anjlok.

Seperti dilaporkan Blog Pengalaman Windows, Microsoft juga bersiap menghadirkan neural rendering. Denoising dan upscaling berbasis AI terintegrasi di OS? Itu masa depan yang menguntungkan hardware kelas bawah.

Audio tidak ketinggalan dengan Bluetooth LE Audio yang mendukung stereo super wideband dan latensi rendah. Akhirnya, kita tidak perlu pilih antara kualitas audio jernih dan penggunaan mikrofon sekaligus.

Ke depan, FSE akan hadir di semua jenis perangkat Windows 11 seperti desktop dan laptop (saat ini dalam pratinjau). Bayangkan mode boot langsung ke game seperti konsol di PC desktop!

Tak ketinggalan, Auto Super Resolution (Auto SR)—peningkatan resolusi AI dari Microsoft—akan datang ke ROG Ally X awal 2026. Peningkatan resolusi tingkat OS tanpa campur tangan developer adalah terobosan besar.

Kesimpulannya, 2025 adalah tahun di mana Microsoft mulai membenahi Windows untuk gaming, didorong pasar perangkat genggam yang kompetitif. Nah, fitur mana yang paling kalian tunggu? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#ARM #game pc #Microsoft