Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Harga Memori Naik, Penipu Makin Nekat Tukar Isi Paket

Toar Rotulung • 2025-12-22 01:00:00
Unboxing RAM DDR5 Palsu
Unboxing RAM DDR5 Palsu

JagoSatu.com - Melambungnya harga memori bikin RAM jadi sasaran empuk penipuan baru. Modus ini menukar modul mahal dengan hardware rongsokan. Sedih banget, modul memori sekarang dipalsukan seolah-olah itu emas batangan.

Seorang pembeli baru-baru ini kena apes. Kit memori DDR5 yang dibelinya ternyata sampah, padahal kemasannya terlihat sangat meyakinkan. Penipu makin pintar memoles kotak palsu biar terlihat profesional, bikin kita susah membedakannya.

Dilansir oleh TechSpot, paket yang seharusnya berisi DDR5-6000 malah diisi RAM jadul DDR2 yang ditempel pemberat logam. Niat banget kan? Ini bukti para penipu "return fraud" makin nekat melakukan segala cara.

Meski kotak terlihat asli, kualitas stiker di modul jadi petunjuk utama. Stiker yang font-nya buram atau miring biasanya tanda barang palsu. Jadi, mata harus jeli melihat detail labelnya, jangan sampai terkecoh!

Kasus ini mengingatkan kita pada penipuan GPU yang diganti beras atau pasta demi mengakali berat paket. Buka kotak dan nemu sekantong makaroni alih-alih RTX 4090 itu pasti jadi mimpi buruk banget buat gamer.

Dikutip dari TechSpot, kebanyakan kasus ini berawal dari penipuan pengembalian barang. Pembeli nakal menukar barang bagus dengan sampah, lalu toko tanpa sadar menjualnya lagi ke korban baru sebagai barang "baru".

Bayangkan, pembaca sumber berita ini memesan empat paket dari Amazon Spanyol, dan satu di antaranya penipuan total. Tingkat kegagalan 25% dalam satu pesanan jelas angka yang sangat mengkhawatirkan buat konsumen.

Korban sudah minta refund, tapi urusannya ribet kalau cuma modal omongan lawan toko raksasa. Makanya, rekam video unboxing itu wajib banget sebagai satu-satunya bukti kuat kalian saat komplain.

TechSpot melaporkan, penipu menargetkan RAM karena harganya lagi naik akibat booming AI. Pusat data memborong semua stok DRAM, bikin gamer harus berebut sisa-sisa stok yang ada di pasaran.

Tren kenaikan harga ini diprediksi bakal lanjut sampai 2028. Ini bikin memori kelas atas makin menggiurkan buat dicuri. Kabar buruk banget buat siapa saja yang berencana rakit PC dalam waktu dekat.

Dampaknya mulai terasa, penjualan motherboard menurun karena daya beli orang anjlok. Kita bahkan melihat brand legendaris seperti Crucial berhenti produksi lini tertentu karena pasar bergeser ke produk pusat data AI yang lebih cuan.

Efek dominonya ngeri. Dilansir oleh TechSpot, rilis kartu grafis dan konsol game masa depan bisa saja tertunda gara-gara kelangkaan memori ini. Jangan kaget kalau konsol next-gen jadi makin susah didapat.

Situasinya memang lagi genting. Pembeli SSD juga diminta waspada karena harga flash memory ikut naik. Pokoknya, kalau mau beli barang yang pakai DRAM atau flash, harus ekstra hati-hati sebelum bayar.

Era "penipuan RAM" ini cuma satu gejala dari pasar hardware yang lagi kacau balau. Toko-toko ritel besar sepertinya lagi lengah banget menyortir barang returan yang masuk kembali ke gudang mereka.

Tetap waspada dan jangan cuma percaya segel plastik. Risiko makin tinggi, jadi dokumentasi unboxing itu harga mati. Nah, kalian pernah ngalamin kejadian barang datang nggak sesuai pesanan gini nggak? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#ram #Sasaran Empuk #Menukar #emas batangan #penipuan #Baru #memori #rongsokan #harga #modus