Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Moore Threads Siap Tantang Nvidia: Era Baru GPU Tiongkok Dimulai!

Toar Rotulung • 2025-12-29 10:55:14
Presentasi Moore Threads
Presentasi Moore Threads

JagoSatu.com - Moore Threads, raksasa GPU asal Tiongkok, lagi siap bikin kejutan besar lewat IPO-nya untuk menantang Nvidia. Perangkat keras terbaru mereka dipamerkan di Beijing. Berani banget sih nantang raja GPU, tapi kerja keras mereka patut diacungi jempol.

Chip "Huashan" terbaru mereka dirancang khusus untuk AI dengan arsitektur "Huagang". Moore Threads mengklaim ada peningkatan kepadatan komputasi 50% dan efisiensi energi 10 kali lipat. Efisiensi itu penting banget buat pusat data kalau klaim ini benar.

Dilansir oleh Caixin Global, performa chip Huashan ini diklaim berada di antara arsitektur Hopper dan Blackwell milik Nvidia. Kapasitas memorinya bahkan disebut lebih unggul. Punya performa setara dua chip flagship Nvidia tentu bukan prestasi yang main-main.

Buat gamer, ada GPU "Lushan" yang menjanjikan peningkatan performa 15 kali lipat di game AAA. Bahkan, kemampuan "ray tracing" diklaim naik 50 kali lipat dibanding seri sebelumnya. Peningkatan drastis ini terdengar sangat ambisius dan bikin penasaran.

GPU Lushan akhirnya mendukung penuh DirectX 12 Ultimate, fitur yang absen di perangkat lama mereka. Ini bikin kartu grafisnya jauh lebih relevan untuk game modern. Sekarang fitur ini wajib ada, jadi baguslah mereka akhirnya mengejar ketertinggalan.

Saham Moore Threads langsung meroket lebih dari 481% sejak IPO bulan Desember lalu, lapor Caixin Global. Kapitalisasi pasarnya kini mencapai $42 miliar meskipun perusahaannya masih muda. Ini bukti kalau para investor sangat optimis dengan masa depan mereka.

Pendirinya, Zhang Jianzhong, adalah veteran Nvidia selama 14 tahun. Itulah alasan mereka fokus mengembangkan GPU fungsional untuk AI dan grafis. Punya bos mantan orang penting Nvidia tentu jadi modal kuat bagi startup untuk meniru strategi sang raja.

Zhang bahkan mengklaim kalau chip mereka memberikan hasil lebih baik buat model bahasa besar dibanding Nvidia Hopper. Ini adalah tantangan terbuka bagi standar industri. Klaim ini sangat berani, kita tunggu saja hasil pengujian independennya nanti.

Dikutip dari Caixin Global, Moore Threads juga memperkuat ekosistem software MUSA. Mereka berencana membuka kode sumbernya tahun 2026 demi menarik minat pengembang. Software emang jadi kunci kekuatan Nvidia selama ini, jadi Moore Threads harus berjuang keras di sini.

Mereka juga membangun klaster "Kuae" berisi 10.000 kartu untuk melatih AI raksasa. Moore Threads berencana meningkatkan skalanya sampai 100.000 GPU lewat interkoneksi MTLink 4.0. Skala 100.000 kartu ini benar-benar masif untuk kebutuhan pelatihan AI kelas dunia saat ini.

Namun, operasional ini butuh biaya besar. Dilansir oleh Caixin Global, perusahaan merugi sekitar 15,1 miliar yuan pada 2024 karena biaya riset yang selangit. Memang butuh modal besar untuk bikin GPU kompetitif, tapi angka defisitnya cukup mengejutkan.

Selain kerugian, mereka harus menghadapi persaingan domestik yang ketat dari Huawei, Alibaba, hingga Baidu. Ada juga kompetitor seperti Cambricon yang pendapatannya melonjak pesat. Pasar chip Tiongkok kini jadi medan tempur yang sangat ramai bagi semua pemain.

Tak berhenti di GPU, Moore Threads merambah ke dunia robotika hingga laptop bertenaga AI. Ambisi mereka emang mau masuk ke semua sektor, mulai dari pusat data hingga perangkat harian. Laptop AI terdengar menarik, asalkan dukungan driver-nya stabil.

Tantangan terbesarnya ada di sisi manufaktur karena aturan ekspor Amerika yang membatasi peralatan canggih. Produksi massal pada 2026 nanti bakal jadi ujian nyata. Desain keren nggak ada gunanya kalau nggak ada pabrik yang bisa memproduksi chip tersebut.

Moore Threads adalah penantang baru dengan ambisi yang sangat besar. Kita lihat saja di tahun 2026 apakah mereka benar-benar bisa menggeser dominasi Nvidia. Nah, menurut kalian, apakah Moore Threads punya peluang buat jadi penguasa baru di dunia GPU? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung