Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Intel Gaspol di CES 2026: Siap Singkirkan AMD dari Pasar Handheld!

Toar Rotulung • 2026-01-14 01:00:00
Tangkapan Layar Presentasi dari Intel
Tangkapan Layar Presentasi dari Intel

JagoSatu.com - Intel baru saja gaspol di CES 2026 dengan menantang dominasi AMD di pasar handheld. Eksekutif Intel, Nish Neelalojanan, menyebut chip Ryzen Z-series sebagai "teknologi lawas" demi memamerkan arsitektur Panther Lake terbaru mereka yang lebih segar.

Jika janji teknologi fabrikasi 18A Intel benar-benar terwujud, mahkota efisiensi AMD bisa terancam. Panther Lake fokus pada performa per watt, khususnya menargetkan daya 15W hingga 28W yang menjadi titik optimal untuk perangkat gaming genggam masa kini.

Dilansir oleh wccftech, Intel mengklaim grafis terintegrasi Xe3 Panther Lake bakal melibas Radeon 890M hingga 73%. Bahkan, performanya disebut setara GPU diskrit RTX 4050 mobile. Namun, kita tetap harus menunggu ulasan aslinya untuk membuktikan klaim ambisius ini.

Hardware AI masa kini menjadi senjata rahasia Intel lewat kombinasi Darkmont E-core dan core XMX khusus. Fitur XeSS 3 mereka membuat chip handheld AMD terlihat tertinggal, karena peningkatan resolusi AI sangat wajib untuk pengalaman gaming 1080p yang lancar.

Kubu merah pun langsung bereaksi dan menuntut bukti benchmark nyata ketimbang sekadar pamer slide presentasi. Para skeptis juga mengingatkan sejarah penundaan Intel, sehingga mantra "tunggu ulasan" tetap menjadi pegangan kuat bagi para calon pembeli perangkat ini.

Dilansir oleh wccftech, AMD kabarnya sudah menyiapkan APU "Strix Halo" sebagai monster grafis tandingan. Meski terdengar sangat bertenaga, banyak yang khawatir jika chip ini nantinya akan dibanderol terlalu mahal atau justru terlalu boros daya untuk sebuah handheld.

Pendukung Intel membalas dengan menyebut Strix Halo sebagai produk yang susah dijangkau gamer kebanyakan karena volumenya rendah. Mereka berpendapat chip 18A Intel yang lebih ringkas akan jauh lebih murah diproduksi, sehingga harga konsolnya bisa lebih terjangkau.

Ada juga teori bahwa AMD sengaja memakai "teknologi yang sudah matang" demi menjaga harga tetap rendah untuk Valve dan ASUS. Jika Steam Deck tetap murah sementara handheld Intel dijual mahal, teknologi lawas mungkin tetap akan jadi pemenang.

Dikutip dari wccftech, perdebatan antar fans di berbagai forum bahkan sudah mencapai titik didih. Banyak pengguna yang mulai bosan dengan "perang PowerPoint" ini dan berharap kedua perusahaan segera merilis produk fisik untuk membuktikan siapa yang paling hebat.

Intel juga memperkenalkan branding baru "Core Ultra X" untuk memperjelas lini produk mereka. Seri ini menggunakan GPU Xe3 12-inti terkuat agar konsumen tidak bingung memilih perangkat mana yang memang dirancang khusus untuk kebutuhan gaming berat.

Uji awal di CES menunjukkan hasil menarik lewat XeSS 3 yang mampu menjalankan Cyberpunk 2077 di atas 80 FPS. Fitur frame generation ini menjadi pengubah permainan untuk layar handheld, terutama saat memainkan judul game kelas atas saat bepergian.

Dilansir oleh wccftech, Intel yakin desain khusus mereka adalah solusi untuk performa yang lebih enteng. Namun, Rahul Tikoo dari AMD berpendapat Panther Lake hanyalah chip notebook biasa yang kurang memperhatikan kebutuhan khusus untuk sebuah konsol portabel.

AMD sendiri sebenarnya sudah punya sejarah panjang dalam memperkuat konsol besar seperti PlayStation dan Xbox. Teknologi mereka terbukti memberikan pengalaman gaming 1080p yang luar biasa, serta memiliki dukungan perangkat lunak yang sangat matang di mata para pengembang.

Bagi Intel, sukses di pasar handheld adalah momen pembuktian diri setelah menghadapi masa sulit belakangan ini. Mereka tidak hanya berjuang untuk gamer, tapi juga ingin membuktikan bahwa strategi manufaktur IDM 2.0 mereka mampu menghasilkan chip kelas dunia.

Perang perangkat genggam tahun 2026 resmi dimulai dengan langkah agresif Intel lewat Panther Lake. Kira-kira, apakah kalian akan tetap setia dengan seri AMD Ryzen Z yang sudah teruji, atau justru tertarik beralih ke teknologi terbaru dari Intel? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung