Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Nasib Nvidia H200 di Tengah Pajak 25 Persen: China Mau Bayar atau Ogah?

Toar Rotulung • 2026-01-21 00:00:00
China larang chip Nvidia demi kemandirian teknologi nasional
China larang chip Nvidia demi kemandirian teknologi nasional

JagoSatu.com - Presiden Trump baru saja mengumumkan strategi mengejutkan buat ambil jatah 25 persen dari penjualan chip AI ke China. Lewat tarif baru pada Nvidia dan AMD, pemerintah AS mengubah ekspor teknologi menjadi ladang cuan yang gede banget.

Plot twist banget, pemerintah sekarang izinkan penjualan chip elit seperti Nvidia H200 dan AMD MI325X asal setor upeti. Dulu dilarang keras, sekarang aturannya berubah total jadi "silakan jual ke mereka, tapi bayar kami dulu di depan."

Dilansir oleh Ars Technica, aturan ini sengaja pakai celah keamanan nasional Bagian 232 supaya posisi hukumnya kuat. Intinya, para pengacara pemerintah berhasil nemu cara narik pajak ekspor tanpa secara teknis kelihatan seperti mengenakan pajak ekspor.

Chip AI sekarang resmi diperlakukan seperti minyak atau emas. Trump menyebut kesepakatan ini sebagai kemenangan besar Amerika di Ruang Oval, karena dia yakin banget kebijakan perdagangan transaksional adalah jalan ninja terbaik buat masa depan teknologi.

Karena Nvidia dan AMD pakai jasa manufaktur TSMC di Taiwan, chip mereka harus mampir dulu ke Amerika. Di perhentian sementara inilah pemerintah menarik jatah pajaknya sebelum GPU tersebut akhirnya dikirim ke tangan pelanggan global.

Menariknya, dilansir oleh Ars Technica, chip yang dipakai buat bangun infrastruktur AI di dalam negeri Amerika sendiri bakal bebas pajak. Ini semacam "diskon loyalitas" supaya pusat data lokal dan perusahaan rintisan tidak terbebani kenaikan harga.

Kebijakan ini muncul setelah penyelidikan sembilan bulan soal risiko keamanan nasional akibat ketergantungan chip asing. Saat ini, Amerika cuma memproduksi 10 persen chip sendiri, sebuah angka yang miris buat negara penemu transistor.

Sebelumnya, Trump sempat ancam kasih tarif sampai 100 persen kecuali perusahaan mau bangun pabrik di Amerika. Dilansir oleh Ars Technica, Nvidia akhirnya komitmen 500 miliar dolar dan TSMC keluar uang banyak buat pabrik di Arizona.

Nvidia sendiri terlihat sangat pintar cari muka dan menyebut langkah ini sebagai keseimbangan yang bijaksana bagi Amerika. Di sisi lain, AMD memilih tetap netral dan cuma menyatakan kalau mereka bakal patuh pada hukum yang berlaku.

Pertanyaannya, apakah Beijing bakal diam saja melihat skema ini? China sekarang lagi gencar nyuruh raksasa teknologi mereka seperti Alibaba buat pakai chip lokal saja daripada harus bayar margin 25 persen yang memperkaya kas Amerika.

Kabar terbaru menyebut bea cukai China sudah mulai nyuruh perusahaan logistik buat stop sementara permintaan chip H20. Ini jadi ajang adu nyali yang sangat berisiko tinggi antara dua negara adidaya dan raksasa teknologi mereka.

Menteri Perdagangan Howard Lutnick sekarang punya waktu 180 hari buat negosiasi soal pengamanan mineral-mineral penting ini. Kalau kesepakatan buntu, Presiden kemungkinan bakal ambil tindakan yang jauh lebih agresif lagi buat mengatasi risiko pasokan material.

Gedung Putih juga rilis laporan soal bahaya ketergantungan impor mineral langka, seperti dilansir oleh Ars Technica. Hal ini bisa memicu perceraian massal produsen teknologi dunia lewat penetapan harga minimum pada material elektronik dan alat pertahanan.

Pajak 25 persen ini adalah cara halus Amerika buat tetap kontrol pasar China sambil nambah pemasukan negara. Pemerintah AS resmi jadi perantara wajib yang mengambil keuntungan dari setiap transaksi silikon canggih yang dijual ke luar.

Sekarang Amerika beneran jadi "calo" GPU terbesar di dunia demi keuntungan nasional. Menurut kalian, apakah langkah memungut "pajak kebebasan" 25 persen ini efektif buat mengontrol dominasi teknologi global di masa depan? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung