Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Microsoft Tersandung dalam Persaingan AI, Copilot Kehilangan Kepercayaan Pengguna

Pratama Karamoy • 2026-02-06 15:08:50
Copilot
Copilot

WASHINGTON – Microsoft memasuki 2026 dengan ambisi besar: memimpin era kecerdasan buatan (AI) global. Namun, dinamika pasar justru menempatkan raksasa teknologi itu dalam posisi defensif. Data menunjukkan, kepercayaan pengguna Copilot, chatbot yang dijadikan poros strategi “AI first” milik Microsoft, belum sepenuhnya kukuh.

Secara strategis, Copilot diposisikan setara dengan peran Azure dalam revolusi komputasi awan satu dekade lalu. Microsoft telah mengintegrasikan Copilot ke berbagai layanannya. Mulai Microsoft 365, GitHub, hingga Edge dengan asumsi dominasi ekosistem akan mendorong adopsi massal. Namun, integrasi yang terlalu luas itu justru memunculkan persoalan baru, yakni pengalaman penggunaan yang terasa terfragmentasi dan membingungkan, baik bagi pengguna korporasi maupun individu.

 

Tantangan Utama

The Wall Street Journal kemarin (5/2) menuliskan, Copilot menghadapi tiga tantangan utama: identitas merek yang membingungkan, versi produk yang tidak selalu terhubung mulus satu sama lain, serta pengalaman penggunaan yang tidak konsisten. Data independen juga menunjukkan penurunan preferensi pengguna.

Proporsi pelanggan yang menjadikan Copilot sebagai pilihan utama turun dari 18,8 persen pada Juli 2025 menjadi 11,5 persen pada akhir Januari 2026. Sebaliknya, preferensi terhadap Google Gemini meningkat dari 12,8 persen menjadi 15,7 persen.

Tekanan itu muncul di tengah klaim pertumbuhan yang terus didorong Microsoft. Perusahaan menyebut telah menjual sekitar 15 juta lisensi Copilot korporat dari total lebih dari 450 juta pelanggan berbayar Microsoft 365. Copilot juga diklaim memiliki lebih dari 150 juta pengguna aktif bulanan di seluruh platform.

 

Baca Juga: Pabrik Otonom Xiaomi Mampu Memproduksi Satu Ponsel Per Detik

 

Meski demikian, angka tersebut masih tertinggal jauh jika dibandingkan dengan Gemini yang memiliki lebih dari 650 juta pengguna bulanan dan ChatGPT dengan sekitar 900 juta pengguna aktif mingguan. “Copilot kini telah berubah menjadi kebiasaan kerja harian bagi jutaan pengguna dan adopsinya tumbuh lebih cepat dibandingkan produk perusahaan lainnya,” klaim CEO Microsoft Satya Nadella yang berupaya menjaga narasi optimistis lewat blognya akhir tahun lalu. Namun, pasar belum sepenuhnya yakin. Saham Microsoft sempat turun hampir 3 persen setelah laporan laba. (dri/dri/jawa pos)

Editor : Pratama Karamoy
#Teknologi