JagoSatu.com - Ada kabar kurang enak nih buat para gamer. Nvidia kemungkinan bakal cuekin kita sampai akhir 2026. Rumornya, "Team Green" nggak akan rilis GPU gaming baru tahun ini karena fokus mereka tersedot sepenuhnya ke dunia AI.
Biang keroknya ternyata krisis RAM besar-besaran. Memori video kencang lagi langka, dan Nvidia kabarnya lebih pilih pasok chip itu ke kartu AI yang untungnya jauh lebih gede daripada buat rakitan PC gaming kita sekarang.
Dilansir oleh TechRadar, The Information menyebut ada sumber kuat yang konfirmasi nggak bakal ada kartu GeForce baru tahun ini. Kalau benar, ini jadi sejarah pertama kalinya Nvidia absen rilis produk baru setelah tiga dekade.
Parahnya lagi, Nvidia kabarnya mulai memangkas produksi seri RTX 5000 yang ada sekarang. Bocoran menunjukkan stok bisa turun sampai 20%, yang artinya harga di pasar bakal makin mahal dan bikin dompet kalian menangis.
Rumor soal seri "Kicker" atau RTX 5000 Super juga ikutan suram karena diduga bakal ditunda. Padahal, kartu ini sempat dijagokan bawa VRAM 24GB untuk seri 5080 Super, tapi masalah stok memori merusak semuanya.
Dikutip dari TechRadar, seri RTX 6000 generasi selanjutnya juga diprediksi baru rilis massal tahun 2027 atau 2028. Jeda empat tahun antar generasi begini sih rasanya kayak nunggu selamanya buat kita yang hobi "upgrade" hardware.
Nvidia sendiri membantah klaim ini dan bilang mereka terus berusaha maksimalkan stok memori. Tapi biasanya, bahasa diplomatis perusahaan begini malah jadi pertanda kalau rumor buruk sebelumnya memang bakal kejadian juga nantinya.
Nasib AMD juga nggak jauh beda karena mereka pun kabarnya bakal balik lagi ke kartu 8GB demi hemat biaya. Buat main game AAA zaman sekarang, kapasitas VRAM segitu sih rasanya sudah sangat mengecewakan banget.
Kelangkaan VRAM makin nyata karena kartu grafis AI pakai chip memori kelas atas yang sama dengan GPU gaming. Dikutip dari TechRadar, keuntungan dari kartu AI memang jauh lebih menggiurkan bagi para produsen.
Harapan buat rilisnya RTX 5070 Super dengan VRAM 18GB sepertinya harus pupus untuk sementara waktu. Masalah logistik komponen bikin pembaruan memori tinggi ini jadi mimpi buruk bagi vendor untuk diproduksi dalam waktu dekat.
Stok yang makin tipis sudah pasti bakal bikin harga kartu grafis lama di pasaran melambung tinggi lagi. Kalau kalian sedang nunggu harga turun buat rakit PC, mungkin strategi itu perlu dipikirkan ulang lagi sekarang.
Ketika banyak sumber terpercaya mulai bicara hal yang sama, rumor ini rasanya makin mendekati kenyataan. Sepertinya memang nggak ada asap kalau nggak ada api di balik sepinya jadwal rilis kartu grafis baru ini.
RTX 5080 versi 32GB pun masih belum kelihatan batang hidungnya sampai sekarang. Sepertinya Nvidia memang lagi pelit kasih VRAM dalam jumlah besar karena mereka lebih prioritaskan stoknya untuk kebutuhan industri pusat data.
Kalau seri RTX 6000 benar-benar ditunda sampai 2028, pasar GPU kelas menengah bakal membosankan banget. Intel lewat Arc Battlemage mungkin jadi satu-satunya harapan kita kalau mereka memang bisa tetap konsisten sediakan stok.
Singkatnya, Nvidia lagi sibuk kejar cuan di dunia AI dan bikin masa depan gamer terlihat agak suram. Menurut kalian, mending tetap setia nunggu atau coba lirik GPU Intel kalau mereka rilis duluan? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung