Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

FBI Dibuat Pusing! iPhone 13 dengan Lockdown Mode Gagal Dibobol

Toar Rotulung • 2026-02-09 08:28:57
Model iPhone 13 series dipajang pada hari pertama penjualan iPhone 13 series di Apple Store Beijing, China. Foto: ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Garcia Rawlins/foc.
Model iPhone 13 series dipajang pada hari pertama penjualan iPhone 13 series di Apple Store Beijing, China. Foto: ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Garcia Rawlins/foc.

JagoSatu.com - "Mode Penguncian" Apple baru saja unjuk gigi di dunia nyata. Saat menggeledah rumah seorang jurnalis, FBI dibuat pusing karena sama sekali tidak bisa menjebol iPhone 13 miliknya. Privasi menang telak atas lembaga federal.

Dilansir oleh 9To5Mac, penggeledahan ini menargetkan jurnalis Hannah Natanson. Meskipun tim khusus FBI sudah menyita iPhone-nya, mereka menemui jalan buntu. Layar ponsel tersebut menyala, namun dengan jelas menunjukkan status sedang berada dalam "Mode Penguncian".

Unit khusus CART milik FBI mengakui mereka angkat tangan gara-gara fitur keamanan ekstrem ini. Padahal, biasanya mereka sangat ahli membobol perangkat forensik. Kali ini, pertahanan Apple terbukti jauh lebih tangguh dari dugaan mereka.

Hannah Natanson sendiri adalah peraih Pulitzer yang sering meliput isu sensitif pemerintahan. Wajar jika jurnalis berisiko tinggi sepertinya mengaktifkan fitur ini. Di dunianya, ponsel super aman adalah kebutuhan wajib demi kelancaran karier profesionalnya.

Apple merancang "Lockdown Mode" sebagai perlindungan ekstra bagi orang-orang yang terancam serangan siber canggih. Ini bukan untuk pengguna umum, melainkan sebuah brankas digital khusus bagi data paling sensitif yang tidak boleh bocor sama sekali.

Dikutip dari 9To5Mac, catatan pengadilan menunjukkan FBI sudah dibuat frustrasi selama dua minggu tanpa hasil. Meski mereka terus mencoba metode lain, upaya awal penggeledahan digital ini bisa dibilang gagal total karena sistem rekayasa Apple.

Saat aktif, iPhone akan memblokir hampir semua lampiran pesan dan teknologi web yang rumit. Langkah ini menutup celah bagi peretas atau pihak berwenang untuk menyusup. Pengguna memang kehilangan fitur menarik, namun mendapat ketenangan ekstra.

Menariknya, fitur ini juga memblokir koneksi ke aksesori berkabel secara otomatis. Alat penegak hukum biasanya mengandalkan koneksi fisik untuk menembus sistem. Tanpa akses kabel ini, peluang mereka untuk menang pun otomatis tertutup rapat begitu saja.

Apple kasih peringatan dalam dokumen resminya bahwa fitur ini memang bukan untuk semua orang. Namun bagi aktivis atau jurnalis, pengaturan "ekstrem" ini sangat krusial saat pihak berwajib mulai mengetuk pintu rumah untuk mencari informasi.

Berbeda dengan iPhone, FBI justru berhasil membobol MacBook Pro milik Natanson. Mereka dilaporkan memaksa sang jurnalis menggunakan sidik jari untuk membukanya. Ini membuktikan bahwa biometrik masih bisa diakali secara hukum dibandingkan sistem enkripsi digital.

Mode ini juga memblokir FaceTime dari orang asing dan menonaktifkan profil konfigurasi sistem. Strateginya adalah mempersempit celah keamanan sekecil mungkin. Apple benar-benar mengubah ponsel pintar Anda menjadi perangkat yang sangat selektif dan sulit ditembus.

Dilansir oleh 9To5Mac, belum diketahui pasti apakah FBI akhirnya berhasil masuk setelah laporan pengadilan tersebut. Teknologi forensik memang terus berkembang, namun sejauh ini, "Lockdown Mode" tetap menjadi benteng pertahanan terkuat bagi para pengguna iPhone.

Jika tertarik menggunakannya, ingatlah bahwa ponsel Anda tidak akan berjalan senormal biasanya. Beberapa halaman web mungkin terlihat aneh atau fitur berbagi album foto hilang. Keamanan tinggi selalu menuntut kompromi dan pengorbanan fungsi kenyamanan harian kita.

Kasus nyata ini membuktikan komitmen privasi Apple bukan cuma janji manis iklan belaka. Ini adalah tembok fisik yang mampu menghentikan lembaga terkuat sekalipun. Kita harus mengakui bahwa Apple telah berhasil membangun brankas digital yang luar biasa kokoh.

Mode Penguncian terbukti sanggup meladeni FBI hingga 12 ronde tanpa berkeringat sedikitpun. Sekarang, pilihannya ada di tangan kalian masing-masing. Apakah kalian rela mengorbankan kenyamanan fitur harian demi tingkat keamanan yang setara dengan target operasi FBI? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#fbi #penguncian #jurnalis #Privasi #Apple #Unjuk Gigi #mode #Federal #lembaga #iPhone 13 #Menang Telak #pusing