JagoSatu.com - China mulai menunjukkan taringnya di teknologi roket reusable. Tim peneliti berhasil "menyelamatkan" bagian booster Long March-10 dari laut pada Februari 2026. Ini sejarah baru bagi kemajuan teknologi luar angkasa mereka yang semakin kompetitif.
Uji coba ini bukan sekadar keberuntungan, tapi hasil dari demonstrasi terbang ketinggian rendah di Wenchang, Hainan. "Kapal impian" baru China ini benar-benar terdengar seperti teknologi canggih yang keluar langsung dari film fiksi ilmiah.
Seperti dilansir oleh Global Times, uji terbang ini melibatkan pesawat berawak Mengzhou yang sukses melakukan manuver pemisahan ekstrem. Baik booster maupun kapsulnya mendarat mulus tepat di lokasi yang sudah ditentukan oleh tim peneliti.
Keberhasilan pemulihan di laut ini adalah langkah besar bagi teknologi kendaraan peluncuran masa depan. Mengambil perangkat keras seberat itu dari air asin dalam kondisi utuh bukanlah perkara mudah dan merupakan tantangan teknis besar.
Long March-10 dan Mengzhou akan menjadi ujung tombak misi bulan berawak China mendatang. Mereka tidak hanya bermain-main, tapi serius ingin membangun kehadiran permanen di orbit maupun stasiun luar angkasa dalam waktu dekat.
Kapsul Mengzhou memang dirancang agar bisa dipakai berkali-kali. Dilansir oleh Global Times, tujuannya agar China tidak membuang budget selangit hanya untuk sekali peluncuran, demi menjaga keberlanjutan rencana pangkalan di Bulan nantinya.
Targetnya sangat ambisius: mendaratkan astronot di bulan sebelum 2030. Dengan waktu kurang dari empat tahun lagi, "wahana impian" ini menjadi harapan besar bagi ambisi luar angkasa yang sedang dikejar oleh negeri tirai bambu.
Sebagai roket pengangkut berat, Long March-10 bertugas membawa muatan masif ke lintasan Bulan. Mendaur ulang booster tahap pertama menjadi komponen krusial agar biaya setiap misi tetap bisa ditekan seminim mungkin untuk jangka panjang.
Dikutip dari Global Times, keberhasilan penyelamatan maritim ini adalah kode keras buat dunia bahwa perlombaan luar angkasa dimulai lagi. Persaingan ketat seperti ini biasanya akan memicu lahirnya berbagai terobosan teknologi yang sangat luar biasa.
Saat uji pembatalan peluncuran, Mengzhou terpisah sempurna dari roket utamanya. Walaupun terkesan tidak mencolok, protokol darurat ini sangat penting demi memastikan keselamatan nyawa para astronot jika terjadi kendala teknis saat peluncuran berlangsung.
Pendaratan kapsul yang sukses membuktikan sistem pelindung panas dan parasutnya bekerja optimal. Mengingat masuk kembali ke atmosfer itu sangat ekstrem, China berhasil membuktikan teknologinya sanggup menahan suhu panas yang bisa melelehkan material.
Dilansir oleh Global Times, Long March-10 nantinya punya desain dwifungsi untuk misi bulan dan operasional stasiun dekat Bumi. Ini merupakan strategi yang sangat efisien untuk mengelola logistik luar angkasa mereka agar lebih produktif.
Misi ini juga membuktikan rantai logistik China sudah sangat siap menangani evakuasi perangkat keras di tengah laut. Melihat booster raksasa berhasil diangkut ke kapal adalah bukti nyata dari kecanggihan rekayasa teknik mereka.
Meskipun SpaceX masih menjadi penguasa pendaratan vertikal, metode pendaratan terkontrol China ini adalah progres yang solid. Data yang terkumpul akan sangat berguna untuk menyempurnakan kaki pendaratan dan sirip grid pada pengembangan roket selanjutnya.
Perlombaan ke Bulan di tahun 2030 kini terasa semakin memanas. Jadi, seandainya ada kesempatan, apakah kalian bakal merasa tenang pergi ke Bulan menggunakan "wahana impian" yang sudah pernah dipakai terbang sebelumnya? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung