Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Hati-hati! Patch Terbaru Windows 11 Dilaporkan Merusak Wi-Fi Hingga Bluetooth

Toar Rotulung • 2026-02-23 11:00:30

Logo Windows dengan tulisan 25H2
Logo Windows dengan tulisan 25H2

JagoSatu.com - Windows 11 bikin ulah lagi lewat update terbarunya. Patch Februari 2026 berkode KB5077181 ini dilaporkan bawa malapetaka buat sebagian pengguna, mulai dari Wi-Fi sampai Bluetooth yang mendadak rusak total. Seolah-olah kita lagi main judi stabilitas sistem.

Ibarat mobil yang mogok sebelum keluar garasi, itulah kondisi Windows Update kali ini. Masalahnya sudah muncul bahkan sebelum proses instalasi selesai dilakukan. Pengguna terjebak "loop" kegagalan dengan munculnya kode error 0x800F0991 serta 0x800F0922 yang membingungkan.

Dilansir oleh Windows Central, banyak kode error serupa muncul di forum Microsoft. Beberapa pengguna sudah mencoba perintah "DISM" sampai reset komponen update, tapi solusi umum ini mental semua. Kalau alat perbaikan resminya saja menyerah, ini pertanda buruk.

Sektor konektivitas juga kena hantam parah. Beberapa pengguna mengeluh Wi-Fi mereka kena "DHCP error" setelah restart, yang bikin PC tidak bisa internetan sama sekali. Di tahun 2026, PC tanpa internet cuma jadi pajangan meja yang mahal.

Seorang pengguna bernama Mills Robert mengaku sudah mencoba segala macam cara tapi tidak ada yang berhasil. Satu-satunya jalan cuma menghapus update tersebut. Fitur Troubleshooter bawaan tidak membantu? Ya, kita semua pasti sudah tidak heran lagi.

Dikutip dari Windows Central, update ini ternyata juga merusak fungsi Bluetooth. Seorang user bernama Sergei kaget karena sistemnya menganggap PC-nya tidak punya perangkat Bluetooth lagi. Alhasil, AirPods dan mouse wireless miliknya mendadak tidak bisa dipakai.

Menariknya, solusi buat bug Bluetooth ini adalah "ritual" cabut kabel power selama 10 menit. Ini tahun 2026, tapi kita masih memperbaiki PC canggih dengan cara kuno seperti itu. Benar-benar teknologi masa depan yang sangat luar biasa, ya?

Dikutip dari Windows Central, saking parahnya, beberapa pengguna bahkan sampai harus menghapus seluruh isi SSD. Melakukan "reset pabrik" total cuma demi memperbaiki update keamanan tentu jadi mimpi buruk yang seharusnya tidak perlu terjadi bagi siapa pun.

Laptop gaming juga tak luput dari masalah audio dan sistem macet. Pengguna bernama Edric Atreides melaporkan suaranya berbunyi letupan setiap detik sebelum PC membeku. Sesi gaming jadi kacau karena sistem terdengar seperti sereal yang diaduk-aduk.

Para user kartu grafis NVIDIA juga dibuat pusing karena update ini mengganggu fitur "sleep" dan deteksi HDMI. Ada yang mengeluh TV Samsung miliknya tidak dapat sinyal sama sekali. Kalau monitor tidak nyala, PC cuma jadi pemanas ruangan.

Anehnya, bug jadul "S3 sleep" yang bikin layar hitam malah bangkit lagi di update ini. Tampaknya Microsoft sedang mengajak kita bernostalgia dengan masalah Windows masa lalu. "Legacy support" mereka ternyata termasuk menghidupkan kembali bug lama.

Dilansir oleh Windows Central, pengguna Luciene Nascimento juga melaporkan kehilangan sinyal HDMI pada monitor eksternalnya. Masalah ini baru hilang setelah dia menghapus paksa patch tersebut. Sepertinya driver display dan update ini memang sedang tidak akur.

Walaupun laporan yang masuk belum masif dibandingkan total pengguna Windows, tingkat kerusakannya tetap jadi lampu kuning. Sampai sekarang Microsoft belum memberikan pernyataan resmi, sehingga para pengguna terpaksa harus mencari solusi sendiri di berbagai forum internet.

Kalau kalian lihat notifikasi update KB5077181, saran saya klik tombol "Pause" saja dulu selama seminggu. Kecuali kalian memang hobi bongkar pasang sistem dan memperbaiki error DHCP, lebih baik jangan jadi kelinci percobaan untuk saat ini.

Kejadian ini membuktikan kalau "Cumulative Update" kadang-kadang malah jadi risiko buat hardware kita sendiri. Nah, menurut kalian, mana yang lebih penting antara mengejar update keamanan terbaru atau menjaga stabilitas sistem agar tetap lancar? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung