JagoSatu.com - Karena situasi yang sudah semakin "pribadi", Wikipedia resmi mem-blacklist layanan Archive.today dari platform mereka. Edisi bahasa Inggris langsung melarang situs ini setelah terbukti menyalahgunakan komputer pengguna untuk serangan siber DDoS. Ini cara paling cepat kehilangan kepercayaan.
Gak cuma soal serangan DDoS, editor Wikipedia nemu fakta kalau situs ini hobi "mainin" data arsipnya. Operatornya diduga sengaja ngubah isi halaman untuk masukin nama blogger yang mereka benci demi menangin argumen pribadi yang sangat kekanak-kanakan.
Dilansir oleh Ars Technica, muncul kesepakatan buat segera stop pakai layanan ini karena dianggap sudah gak reliabel. Wikipedia gak mau lagi ngarahin pembaca ke situs yang diam-diam ngebajak komputer orang cuma buat nyerang pihak lain secara ilegal.
Ini bakal jadi PR besar buat para editor karena ada 695.000 link yang tersebar di ratusan ribu halaman. Mereka sekarang disaranin ganti link bermasalah itu pakai alternatif yang lebih aman dan stabil kayak Ghostarchive atau Internet Archive.
Drama ini berawal dari postingan blog Jani Patokallio yang ngebongkar identitas rahasia operator situs tersebut yang diduga terkait Rusia. Sebagai balasan, si operator malah pakai fitur CAPTCHA di situsnya buat ngebanjiri blog Patokallio dengan trafik palsu alias DDoS.
Operator berinisial "Nora" ini bahkan sempat ngancem Patokallio bakal bikin konten AI porno pakai namanya, seperti dilansir oleh Ars Technica. Ancaman yang sangat keterlaluan inilah yang bikin Wikipedia makin mantap buat ngeblokir semua domain mereka secara permanen.
Banyak editor kaget waktu tahu operatornya aktif ngubah konten halaman arsip demi balas dendam ke musuhnya. Hal ini jelas ngerusak kepercayaan publik, padahal awalnya situs ini populer banget buat nembus paywall berita secara gratis bagi banyak orang.
Wikipedia juga negasin kalau Internet Archive (archive.org) itu beda organisasi dan gak terlibat skandal ini. Jangan sampai ketuker ya, karena gak semua situs dengan nama "arsip" itu punya niat baik buat nyimpen data sejarah secara jujur.
Bukti kuat nunjukin kalau Archive.today sengaja nuker nama asli di screenshot dengan nama Patokallio supaya dia kelihatan buruk. Meski akhirnya dihapus, kejadian ini sudah telanjur ngerusak reputasi mereka sebagai penyedia arsip yang harusnya bersikap netral.
Dilansir oleh Ars Technica, Patokallio merasa lega karena komunitas Wikipedia akhirnya ambil tindakan tegas. Dia bahkan berharap kejadian ini bisa dorong Wikimedia Foundation buat bikin layanan pengarsipan resmi mereka sendiri demi keamanan data pengguna di masa depan.
Masalah ini makin serius sampai FBI ikut turun tangan buat nyari tahu siapa identitas asli si operator situs tersebut. Dengan pantauan pihak federal dan blokir dari Wikipedia, platform kontroversial ini sekarang bener-bener sudah di ujung tanduk.
Dikutip dari Ars Technica, Wikimedia Foundation juga ngasih peringatan keras soal bahaya keamanan buat siapa pun yang akses link mereka. Ada potensi malware dan penyalahgunaan data yang bikin mereka gak segan buat ambil langkah hukum lanjutan.
Sekarang editor lagi sibuk ngejar berbagai domain cadangan mereka mulai dari archive.is sampai archive.li. Ini kayak permainan "whack-a-mole" demi mastiin gak ada lagi pembaca yang nyasar ke layanan berbahaya yang sudah terbukti bermasalah secara etik.
Walau ada yang bilang situs ini praktis buat nembus paywall, tapi manipulasi data adalah kesalahan fatal. Inti dari sebuah arsip itu harusnya jadi bukti sejarah yang jujur dan gak perlu kita ragukan lagi kebenaran aslinya.
Archive.today berubah dari alat yang berguna jadi ancaman berbahaya dalam waktu singkat. Ini pelajaran berharga kalau di balik layanan gratis, bisa saja ada operator yang punya sisi gelap. Menurut kalian, apakah langkah Wikipedia sudah tepat? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung