Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

MacBook Neo vs Laptop Windows: Pilih Logo Apple atau Spek Gahar?

Toar Rotulung • 2026-03-12 13:26:55

MacBook Murah Apple Siap Hancurkan Pasar Laptop Budget Global!
MacBook Murah Apple Siap Hancurkan Pasar Laptop Budget Global!

JagoSatu.com - Ancaman serius buat laptop Windows murah, Apple resmi mengincar mahkota laptop murah dengan MacBook Neo seharga $600. Strategi ini lebih mengedepankan estetika ketimbang spesifikasi mentah yang biasanya kita kejar di pasar PC saat ini.

Dapur pacunya bukan memakai chip seri M, melainkan A18 Pro milik iPhone 16 Pro. RAM 8GB dan SSD 256GB yang disematkan sayangnya tidak bisa di-upgrade. Di tahun 2026 nanti, kapasitas RAM sekecil itu rasanya sudah tidak masuk akal.

Dilansir oleh Gizmodo, performa A18 Pro di Geekbench ternyata mampu mengalahkan MacBook Air M1 dan Intel Core 5 120U. Laptop ini sangat gesit untuk kebutuhan harian, meski jangan berharap banyak untuk urusan rendering video berat kualitas 4K.

Apple memilih menggunakan trackpad mekanik tradisional ketimbang versi haptic premium. Meski begitu, kualitasnya tetap jauh lebih baik dibandingkan trackpad murah pada kebanyakan laptop Windows. Terkadang, trackpad mekanik yang solid jauh lebih nyaman digunakan daripada haptic murahan.

Dilansir oleh Gizmodo, layar 13 inci laptop ini menggunakan panel LCD IPS tanpa fitur True Tone. Walau belum mendukung gamut warna P3, tingkat kecerahan 500 nits miliknya sudah cukup untuk mengalahkan kualitas layar kebanyakan PC kelas budget.

Namun, keterbatasan jumlah port menjadi keluhan utama karena hanya tersedia dua lubang USB-C. Satu port bahkan hanya mendukung kecepatan USB 2.0 yang sangat jadul. Ini adalah langkah penghematan Apple yang pasti akan membuat pengguna profesional merasa frustrasi.

Kualitas bodinya sangat solid berkat material aluminium yang jauh mengungguli Chromebook plastik. Uniknya, terdapat "dome feet" transparan yang memperlihatkan sekrup internalnya. Apple mengklaim desain ini sengaja dibuat agar teknisi lebih mudah saat melakukan proses perbaikan.

Sektor audio juga jempolan berkat speaker 2W yang dilengkapi subwoofer sendiri. Suaranya terdengar jernih dan tidak cempreng seperti kebanyakan laptop Windows di kelas harga serupa. Apple memang selalu unggul dalam memberikan pengalaman audio yang memuaskan bagi penggunanya.

Dikutip dari Gizmodo, daya tahan baterainya hanya mampu bertahan sekitar enam jam untuk penggunaan nyata. Angka ini terhitung lumayan, meski masih cukup jauh dari janji pemasaran "seharian penuh" yang biasa sering kita dengar selama ini.

Masalah lainnya muncul pada adaptor pengisi daya 20W bawaannya yang sangat lambat saat mengisi daya. Untuk laptop di kelasnya, charger sekecil itu rasanya kurang layak. Anda pasti butuh adaptor yang lebih bertenaga agar tidak terus terikat stopkontak.

Bermain game berat seperti Cyberpunk 2077 hampir mustahil dilakukan karena keterbatasan penyimpanan dan GPU mobile. Laptop ini memang lebih cocok untuk game ringan di Apple Arcade saja. Kalau tujuan utamanya gaming, lebih baik melirik Steam Deck.

Dilaporkan oleh Gizmodo, keyboard sewarna bodi ini ternyata mudah kotor terkena minyak jari, terutama varian "Blush" pink. Parahnya lagi, tidak ada lampu latar keyboard pada model ini. Mengetik di tempat gelap tentu akan menjadi masalah besar.

Pesaing seperti Samsung Galaxy Book 4 Edge sebenarnya menawarkan RAM 16GB pada harga yang mirip. Namun, banyak orang tetap tergiur dengan prestise macOS. Strategi harga ini membuat "Pajak Apple" seolah-olah berubah menjadi diskon besar bagi konsumen.

MacBook Neo sangat bergantung pada ekosistem iPhone, terutama melalui fitur iPhone Mirroring. Fitur ini memungkinkan sebagian beban pemrosesan dipindahkan ke HP saat RAM 8GB mulai sesak. Sebuah solusi cerdas, meski sekaligus menunjukkan kelemahan hardware dasarnya.

Jika bocoran ini benar, MacBook Neo bakal jadi raja baru di segmen laptop budget. Apple berhasil mengemas produk yang solid untuk kebutuhan dasar pengguna. Jadi, apakah kalian lebih memilih prestise logo Apple atau spesifikasi laptop Windows? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung