JagoSatu.com - Buat kalian yang masih setia pakai Windows 7 ala tahun 2009, Mozilla datang bawa kejutan manis. Meski Microsoft sudah angkat tangan sejak lama, Firefox justru memberikan "napas tambahan" buat PC lama kalian selama enam bulan lagi.
Mozilla menunda jadwal pensiun Firefox di Windows 7 dan 8 dari Februari ke Agustus 2026. Ini memberikan waktu ekstra buat pemilik perangkat lama agar bisa tetap internetan dengan aman tanpa perlu ganti perangkat keras baru.
Windows 7 memang legendaris, tapi jujur saja, sekarang OS ini sudah jadi barang antik yang harusnya masuk museum. Meski begitu, Firefox tetap berbaik hati menjaga sistem ini agar tidak ketinggalan zaman terlalu cepat.
Dilansir oleh WindowsCentral, Mozilla rela melakukan ini karena jumlah pengguna OS lawas ternyata masih sangat banyak. Mereka tidak ingin PC kalian hancur lebur kena serangan malware hanya karena browsernya sudah tidak mendapatkan pembaruan.
Namun, tim pengembang Mozilla mengakui kalau kerjaan ini tidak mudah. Menarik fitur keamanan baru ke sistem operasi yang sudah ditinggalkan Microsoft sejak 2020 adalah tantangan besar karena perbedaan kode yang sangat drastis.
Para insinyur Mozilla harus melakukan bongkar-pasang kode lama hanya untuk mencegah laptop kalian diretas. Mendukung sistem yang sudah "mati" sebenarnya memakan biaya besar dan tenaga yang tidak sedikit bagi tim pengembang mereka.
Ingat, ini cuma solusi sementara. Setelah Agustus 2026, kalian wajib pindah ke sistem operasi modern kalau mau tetap dapat fitur terbaru. Dukungan perpanjangan ini pasti akan menemui jalan buntu pada akhirnya.
Internet tanpa dukungan resmi Microsoft itu sangat berisiko. Ibaratnya, kalian memasang gembok canggih di rumah yang dindingnya saja tidak ada. Browser tidak bisa memperbaiki lubang keamanan yang ada di dalam sistem operasinya.
Mozilla bahkan menyarankan trik cerdas ala pro-gamer: kalau PC kalian tidak kuat menjalankan Windows 11, pindah saja ke Linux. Karena Firefox adalah browser bawaan Linux, laptop lama kalian bisa terasa seperti baru lagi.
Program khusus bernama "ESR" inilah yang menjaga Windows jadul tidak jadi sasaran empuk peretas. Dibandingkan raksasa teknologi lain, Mozilla tergolong sangat murah hati karena masih peduli pada pengguna yang belum bisa "move on".
Dikutip dari WindowsCentral, Mozilla menganggap subsidi bagi pengguna tahun 2009 ini masih layak dilakukan. Mereka terus memantau apakah jumlah penggunanya masih cukup banyak untuk membenarkan biaya riset dan pengembangan yang mahal ini.
Mempertahankan dukungan ini memang tugas yang menyakitkan bagi komunitas pengembang. Namun, saat ini mereka adalah satu-satunya browser utama yang masih memikirkan nasib jutaan orang pengguna Windows versi lama di seluruh dunia.
Dalam kondisi ekonomi yang menantang, Mozilla paham kalau tidak semua orang bisa langsung beli laptop Windows 11. Mereka ingin memastikan internet tetap bisa diakses semua orang tanpa memaksa upgrade perangkat keras yang mahal.
Pindah ke Windows terbaru atau distribusi Linux tinggal tunggu waktu saja. Risiko keamanan akan melonjak drastis saat update browser benar-benar berhenti. Kalian bisa lari dari masa depan, tapi tidak bisa sembunyi selamanya.
Firefox sudah memberi waktu tambahan, tapi permainan ini hampir berakhir. Jadi, apakah kalian bakal tetap bertahan di Windows 7 sampai titik darah penghabisan, atau sudah siap menyambut tahun 2026 dengan sistem baru? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung