Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Waspada! FBI Buru Game Steam yang Sembunyikan Malware Pencuri Data

Toar Rotulung • 2026-03-17 00:00:00

Ilustrasi Game BlockBuster Merusak Laptop
Ilustrasi Game BlockBuster Merusak Laptop

JagoSatu.com - FBI resmi turun tangan mencari pengguna Steam yang akunnya diretas oleh game berisi malware. Antara 2024 hingga 2026, banyak judul palsu lolos dari pengawasan Valve. Ini peringatan keras buat kita yang merasa Steam itu aman banget.

Game seperti Chemia, Dashverse, dan BlockBasters ternyata adalah game jebakan dengan jenis penguras kripto. Begitu dimainkan, malware-nya langsung membajak sesi login browser dan mengambil alih akun Steam kalian. Mimpi buruk paling menyeramkan bagi para gamer PC.

Dilansir oleh Tom's Hardware, game BlockBasters bahkan tega menggasak donasi kanker senilai $32.000 dari seorang streamer. Kini FBI mendesak siapa pun yang pernah memainkan game-game ini untuk segera melapor melalui formulir resmi "Mencari Informasi Korban".

Para penipu ini makin licik dengan menyisipkan malware lewat pembaruan patch setelah game awalnya lolos verifikasi. Taktik ini sengaja dilakukan untuk mengecoh sistem keamanan Valve. Valve benar-benar harus mulai memantau secara ketat setiap patch yang dirilis pengembang.

Jika merasa menjadi target, FBI meminta kalian mengirim email ke Steam_Malware@fbi.gov. Meski bersifat sukarela, informasi ini sangat membantu penyelidikan. Sudah saatnya kita bergerak untuk berhenti membiarkan peretas amatir ini merusak platform gaming yang kita cintai setiap hari.

Kebanyakan game ini memang dirancang khusus untuk menguras saldo dompet digital di sistem kalian. Serangan otomatis ini hanya butuh hitungan detik untuk mengambil semua data. Tanpa pengamanan ekstra seperti dompet perangkat keras, kalian bisa jadi sasaran empuk.

Dilaporkan oleh Tom's Hardware, frekuensi munculnya game pencuri ini meningkat drastis belakangan ini. Membludaknya jumlah judul baru tampaknya melampaui kemampuan verifikasi pihak Valve. Pendekatan longgar yang mereka terapkan di toko Steam akhirnya mulai memakan korban.

Daftar judul berbahaya yang terkonfirmasi meliputi Lampy, Lunara, PirateFi, dan Tokenova. Semuanya terbukti mencuri informasi rahasia akun. Kalian patut curiga pada game yang mencurigakan atau yang cuma modal tempel aset saja di Steam Store.

Dikutip dari Tom's Hardware, FBI merahasiakan semua identitas pelapor agar lebih banyak korban yang berani memberikan bukti. Data ini sangat krusial untuk membangun kasus hukum federal. Melaporkannya mungkin tidak mengembalikan uang, tapi bisa melindungi gamer lainnya.

Beberapa serangan bahkan mengakibatkan pembajakan akun secara menyeluruh, hingga korban kehilangan akses ke seluruh pustaka game. Penipu sangat mengincar akun Steam dengan ratusan koleksi game karena punya nilai jual yang sangat tinggi di pasar gelap.

Valve memang terus berupaya melawan, namun membludaknya judul baru membuat ini jadi aksi kejar-kejaran yang melelahkan. Biaya masuk Steam sebesar $100 terbukti tidak cukup kuat untuk membendung operasi penipuan digital yang punya modal besar seperti ini.

Dilansir oleh Tom's Hardware, FBI meminta bantuan kalian untuk membagikan informasi kontak resmi ini ke teman yang terdengar menjadi korban. Setiap petunjuk membantu memetakan jaringan penguras kripto ini. Langkah kecil kalian bisa menjadi pahlawan bagi komunitas.

Investigasi ini mencakup periode 2024 hingga 2026, jadi mungkin saja kalian sudah terinfeksi sejak lama tanpa menyadarinya. Sebaiknya segera periksa sistem kalian untuk judul-judul berbahaya tadi. Lakukan pemindaian malware sekarang daripada masuk dalam daftar korban FBI.

Kebiasaan membiarkan akun tetap login di browser mempermudah kerja pelaku untuk menyerang identitas digital kalian. Serangan ini bekerja sangat cepat sebelum kalian menyadari ada yang salah. Mungkin sudah saatnya memisahkan PC gaming dengan PC untuk urusan sensitif.

FBI sedang berupaya keras menutup kasus ranjau malware di Steam ini dan butuh bantuan kalian. Kasus donasi kanker tadi jadi pengingat bahwa game "gratisan" bisa jadi sangat mahal harganya. Jadi, sudah cek library kalian hari ini? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung