Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Windows 11 Berulah Lagi: Update Terbaru Kunci Akses Drive C: di Laptop Samsung!

Toar Rotulung • 2026-03-18 09:35:20

Update Windows 11 bikin laptop lama serasa baru lagi
Update Windows 11 bikin laptop lama serasa baru lagi

JagoSatu.com - Windows 11 kembali bikin ulah lewat update yang malah terasa kayak misi sabotase. Ada bug baru yang bikin pengguna nggak bisa akses penyimpanan sendiri. Bayangkan lagi asyik pakai laptop, eh tiba-tiba komputer menganggap kalian orang asing.

Efeknya seram, update keamanan Februari KB5077181 munculkan error "C:\ tidak dapat diakses". Kalian nggak bakal bisa buka Outlook, Office, bahkan browser pun ikut mogok kerja. PC tanpa drive C: itu ibarat pemberat kertas yang sangat mahal harganya.

Bug ini khusus nyerang lini Samsung Galaxy Book 4 dan perangkat Samsung lainnya, dilansir oleh XDA Developers. Microsoft sudah mengakui kalau ini masalah internasional buat pemilik Galaxy. Minggu ini benar-benar jadi cobaan buat para "Samsung fanboys".

Ini dilema berat: kalian butuh akses admin buat benerin bug, tapi akses itu justru hilang gara-gara bug-nya. Pengguna bahkan nggak bisa menghapus update atau ngambil log sistem karena izinnya ditolak mentah-mentah oleh sistem Windows kalian.

Microsoft menduga aplikasi "Samsung Share" jadi biang kerok drama ini, meski belum dikonfirmasi 100 persen. Masalahnya, bug ini nyebar di berbagai model Samsung kayak virus yang nyebar sangat cepat. Bloatware bikin sistem terkunci? Benar-benar kejutan yang nggak mengejutkan.

Dilansir oleh XDA Developers, forum Reddit sekarang lagi ramai bahas cara ambil alih kepemilikan drive C: secara manual. Ini langkah yang cukup ekstrem. Utak-atik izin sistem file itu mirip kayak bedah diri sendiri pakai pisau dapur biasa.

Kalau kalian nggak mau pusing jadi teknisi dadakan, mending skip dulu update kali ini. Buat yang sudah terlanjur kena, coba balik ke versi sebelumnya sebelum akses ditolak selamanya. Terkadang, cara paling aman memang tidak ikut main.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari XDA Developers, bug ini memblokir tool penting seperti Quick Assist. Utilitas sistem buat benerin masalah pun nggak bisa dibuka. Microsoft seolah ngunci kotak perkakas di gudang, terus kuncinya malah dibuang sendiri.

Sampai sekarang Microsoft belum kasih jadwal pasti kapan patch perbaikannya rilis. Tren bug aneh di awal tahun 2026 ini terus berlanjut. Mungkin nama "Patch Tuesday" sudah waktunya diganti jadi "Selasa Penuh Masalah Teknis" saja.

Buat admin TI, ini jelas mimpi buruk banget. Bayangkan harus menangani banyak laptop Samsung sultan yang hard drive-nya terkunci secara massal. Saya sih nggak mau ya jadi orang yang harus angkat telepon help desk Samsung hari ini.

Anehnya, bug ini muncul pas pemakaian normal saja, tanpa perlu tindakan aneh-aneh. Bisa saja kalian lagi ngerjain tugas, terus Windows tiba-tiba melarang kalian buat nge-save. Masa mau nge-save kerjaan aja rasanya kayak mau ngerampok bank.

Beberapa orang sukses memulihkan akses lewat pengaturan keamanan manual, dikutip dari XDA Developers. Tapi ingat, Microsoft memperingatkan kalau cara ini berisiko bikin sistem nggak stabil. Tapi ya mau gimana lagi kalau tugas sudah mendekati deadline?

Masalah ini sudah masuk daftar resmi "Known Issues" di Windows 11 versi 25H2. Jadi, tim pengembang harusnya lagi kerja keras. Tapi apakah perbaikannya bakal datang dari Microsoft atau Samsung? Kita semua masih harus menunggu kabar baiknya.

Buat pemilik Galaxy Book 4, waspadalah kalau lihat notifikasi update keamanan muncul. Kalau mesin kalian masih aman, mending tetap offline dulu sampai ada kepastian. Ternyata di tahun 2026, akses ke hard drive sendiri itu sebuah kemewahan.

Intinya, Windows 11 sukses bikin laptop flagship Samsung terasa kayak barang rongsokan. Bencana penyimpanan tahun 2026 ini membuktikan kalau update pun bisa jadi risiko. Menurut kalian, strategi Microsoft ini sudah benar atau malah blunder besar? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung