Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Demo AI Gemini Google Dikritik karena Diduga Palsu dan Diedit

Tina Mamangkey • 2023-12-12 13:22:43
Gemini AI resmi diluncurkan oleh Google. (The Verge)
Gemini AI resmi diluncurkan oleh Google. (The Verge)

JAGOSATU.COM - Demo teknologi terbaru dari model kecerdasan buatan Google, yang dikenal sebagai Gemini, menjadi pusat perdebatan setelah dituduh sebagai produk palsu oleh kritikus.

Sebuah video enam menit yang memperlihatkan interaksi mulus dengan operator manusia telah menarik perhatian, mencakup analisis gambar bebek, gerakan tangan, dan permainan 'Tebak Negaranya,' dengan lebih dari 2,1 juta penonton di YouTube sejak dirilis pada 7 Desember.

Cointelegraph.com melaporkan pada Selasa (12/12) bahwa, meskipun Oriol Vinyals, eksekutif Google DeepMind, memberikan klarifikasi bahwa permintaan dan keluaran pengguna dalam video tersebut adalah nyata, kritik terus mengalir di media sosial.

Vinyals mengakui bahwa interaksi Gemini sebenarnya berbasis teks dan memakan waktu lebih lama daripada yang ditampilkan dalam video.

Meskipun waktu tunda telah diminimalkan dan hasil keluaran dipangkas untuk kecepatan, penjelasan ini belum bisa meredakan gelombang kritik.

Kritikus seperti Nelly RQ dan Chief Nerd menyatakan bahwa demo AI Gemini diedit dan dipotong untuk meningkatkan kesan kemampuan teknologinya.

Bahkan, karyawan Google sendiri menyuarakan ketidaksetujuan, menganggap video tersebut memberikan gambaran yang tidak realistis tentang kemampuan Gemini.

CEO Google, Sundar Pichai, dalam postingannya pada 7 Desember, tidak memberikan rincian tentang penyempurnaan yang dimasukkan dalam video tersebut.

Meskipun beberapa karyawan Google menganggap demo sebagai bagian dari strategi pemasaran yang diperlukan, lainnya menyatakan bahwa mereka tidak terlalu terkejut dengan kontroversi tersebut.

Karyawan yang diwawancarai oleh Bloomberg menyatakan bahwa, meskipun kata-kata individual dalam tanggapan Gemini tidak diubah, sulih suara tetap mencerminkan kutipan sebenarnya dari teks awal.

Suara pengguna, yang diambil langsung dari instruksi untuk menciptakan keluaran berikutnya dari Gemini, tetap autentik.

Meski mendapat reaksi positif dari beberapa penonton, termasuk Armand Domalewski dari Palo Alto Networks yang mencatat kehebatan AI Gemini dalam mengamati dan menjelaskan, klaim Google bahwa Gemini melampaui model AI terkemuka dalam sejumlah pengujian tetap kontroversial.

Gemini diklaim unggul atas GPT-4 dalam tujuh dari delapan pengujian yang dimaksud. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Google #AI #Gemini AI google #Gemini AI #GPT-4