Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Mark Zuckerberg Nekat Bakar Ratusan Triliun Demi AI Super Cerdas, Ini Rencana Gila Meta!

ALengkong • 2025-07-16 18:50:41

(sumber gambar: teknologi.id)
(sumber gambar: teknologi.id)

Jagosatu.com - Meta, perusahaan teknologi milik Mark Zuckerberg, sedang menyiapkan rencana besar yang terdengar seperti film fiksi ilmiah.

Zuckerberg mengumumkan bahwa perusahaannya akan menghabiskan ratusan miliar dolar hanya untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan super canggih.

Teknologi ini disebut sebagai AI Superintelligence, yaitu kecerdasan buatan yang bisa berpikir dan mengambil keputusan jauh lebih cepat daripada manusia.

Menurut laporan dari Reuters, Meta berencana membangun pusat data (data center) raksasa yang dirancang khusus untuk mendukung kemampuan AI tersebut.

Superintelligence ini akan membutuhkan daya listrik yang sangat besar, bahkan setara dengan konsumsi energi seluruh wilayah Manhattan di New York.

Baca Juga: Perang Handheld Makin Panas: Xbox Ally Siap Tantang Dominasi di Harga yang Mengejutkan!

Pusat data itu akan menjadi tempat “latihan” otak digital, tempat AI belajar dari miliaran data tiap detik.

Mark Zuckerberg menyebut bahwa dunia akan memasuki era baru, di mana AI bisa menjadi mitra berpikir manusia dalam berbagai bidang.

Bukan hanya teknologi chatting seperti ChatGPT, tetapi juga AI yang bisa menciptakan ide, membuat keputusan, dan bahkan membantu memimpin perusahaan.

Menurut Zuckerberg, AI ini akan mengubah dunia seperti saat internet pertama kali ditemukan.

Teknologi ini akan digunakan untuk pendidikan, riset ilmiah, pelayanan kesehatan, bahkan hiburan seperti game dan film.

Meta telah mempekerjakan ribuan insinyur, ilmuwan data, dan peneliti AI dari seluruh dunia untuk proyek ini.

Mereka bekerja membangun model AI besar yang disebut Llama, pesaing dari GPT yang dikembangkan oleh OpenAI.

Superintelligence ini dirancang agar bisa “berpikir” dengan kapasitas lebih dari satu juta kali lipat otak manusia.

Mark yakin bahwa dalam 10 tahun ke depan, AI akan lebih pintar daripada manusia paling jenius di dunia.

Zuckerberg juga menambahkan bahwa Meta ingin menjadi yang paling depan dalam perlombaan AI global, menyaingi OpenAI, Google DeepMind, dan perusahaan teknologi besar lainnya.

Namun, ada kekhawatiran dari berbagai pihak bahwa AI superintelligence bisa menjadi ancaman jika tidak dikendalikan dengan benar.

Menurut beberapa peneliti, AI dengan kemampuan seperti itu bisa saja memiliki pemikiran sendiri dan tidak bisa dikendalikan manusia.

Meta menjawab kekhawatiran itu dengan membentuk tim etika AI, yang bertugas mengawasi perkembangan dan batas-batas moral AI.

Selain itu, Zuckerberg juga berjanji untuk melibatkan lembaga internasional agar proyek AI ini tetap dalam pengawasan publik.

Para ahli memperkirakan bahwa pusat data yang dibangun Meta akan selesai dalam waktu 3 tahun ke depan.

Proyek ini diperkirakan akan menelan biaya lebih dari 200 miliar dolar atau sekitar 3.200 triliun rupiah.

Dengan proyek ini, Meta berharap bisa memimpin masa depan teknologi dan menciptakan AI yang bisa menjadi "teman cerdas" manusia dalam segala hal.

(J)

Editor : ALengkong
#AI 2025 #data center #artificial intelegence #Mark Zuckeberg #Meta AI #FACEBOOK