Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Review Lenovo Legion Go 2: Seharga Laptop Gaming, Apa Saja Kelebihannya?

Toar Rotulung • 2025-10-08 01:00:00
Tampak Lenovo Legion Go 2
Tampak Lenovo Legion Go 2

JagoSatu.com - Lenovo Legion Go 2 akhirnya resmi meluncur, dengan jeroan gahar chip AMD Ryzen Z2 Extreme. Membidik segmen premium, perangkat ini membawa layar OLED dan desain baru yang sayangnya diiringi harga fantastis.

Layar OLED barunya memang memukau, meski resolusinya turun dari versi awal. Tapi, penurunan ini ada alasannya: Z2 Extreme mampu mendongkrak performa, terutama di resolusi 800p yang menghasilkan frame rate lebih tinggi.

Dilansir oleh Tom's Hardware, perangkat ini mengusung banyak fitur andalan seperti kontroler lepas-pasang dan layar 8,8 inci. Namun, harganya dibanderol sangat tinggi, sekitar Rp22,4 juta, nyaris setara laptop gaming.

Bobotnya masih menjadi kelemahan utama. Dengan berat lebih dari 900 gram, Legion Go 2 ini besar dan berat. Dijamin, sesi gaming yang lama akan membuat tangan cepat pegal.

Kontroler lepas-pasangnya tetap menjadi nilai jual utama, dengan ergonomi yang sudah ditingkatkan dari versi pertama. Sayangnya, meski sudah lebih nyaman digenggam, bobotnya tetap menjadi minus besar.

Dilaporkan oleh Tom's Hardware, Lenovo menyematkan joystick efek Hall anti-drifting sebagai nilai plus. Ada juga sensor mouse di kontroler kanan untuk "mode FPS", sebuah fitur unik yang fungsional.

Sayangnya, penempatan stik analog kanan terasa kurang ideal, terlalu dekat dengan tombol utama. Hal ini membuat pengguna harus memilih antara genggaman nyaman atau kemudahan menekan tombol aksi.

Banyaknya tombol tambahan memang bagus untuk kustomisasi menu dan shortcut Windows. Namun, ini juga berarti pengguna butuh waktu adaptasi yang tidak sebentar untuk menghafal semua fungsinya.

Dilansir oleh Tom's Hardware, sektor I/O-nya solid dengan dua port USB-C di atas dan bawah. Langkah cerdas ini memungkinkan pengisian daya dan koneksi aksesori secara bersamaan.

Soal performa, peningkatannya sangat terasa di resolusi 800p. Game Shadow of the Tomb Raider bisa berjalan mulus di 66 FPS. Chip Z2 Extreme benar-benar menunjukkan taringnya di sini.

Game berat seperti Cyberpunk 2077 juga mampu mencapai 47 FPS di resolusi 800p. Chip baru ini sukses membuat game-game AAA jadi lebih nyaman dimainkan di perangkat genggam.

Dikutip dari Tom's Hardware, baterainya punya kapasitas jumbo 74 WHr. Namun, daya tahannya tetap singkat untuk sesi gaming intens. Jangan harap bisa dipakai seharian penuh untuk bermain game.

Software Legion Space menjadi solusi jitu Lenovo untuk "menjinakkan" Windows 11. Menu pengaturan cepatnya sangat responsif dan menjadi lapisan antarmuka terbaik untuk Windows di perangkat genggam saat ini.

Kualitas layarnya luar biasa dengan kecerahan 445 nits dan warna yang kaya. Kelemahannya, lapisan glossy membuatnya sangat reflektif, sehingga sulit digunakan di luar ruangan atau dekat jendela.

Dengan harga di atas 21 juta, Legion Go 2 adalah perangkat yang sangat mahal. Ini hanya untuk mereka yang benar-benar butuh layar OLED besar dan kontroler modular. Menurut kalian, worth it nggak? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#go #meluncur #chip #gahar #premium #resmi #desain baru #layar oled #amd ryzen #legion #Z2 #harga fantastis #extreme #lenovo