JAGOSATU.COM - Salah satu dari lima penyebab utama kecelakaan adalah kendaraan yang mengalami masalah saat digunakan untuk perjalanan, terutama perjalanan jarak jauh.
Bagian mobil yang harus diperiksa sebelum melakukan perjalanan jauh adalah ban.
Ban merupakan komponen penting karena merupakan satu-satunya titik kontak antara mobil dan permukaan jalan.
Dalam rangka mengatasi masalah ini, Bridgestone Indonesia mengajak seluruh masyarakat, khususnya pengguna mobil pribadi yang berencana melakukan perjalanan wisata atau mengunjungi keluarga di kampung halaman selama libur Idul Adha (29 Juni - 2 Juli) dan libur sekolah (hingga 16 Juli), untuk memberikan prioritas pada keselamatan dan kenyamanan perjalanan agar dapat melaluinya tanpa hambatan.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memeriksa kondisi ban sebelum melakukan perjalanan.
"Keselamatan menjadi faktor penentu kelancaran bagi pengemudi yang menggunakan mobil pribadi saat melakukan perjalanan, terutama jarak jauh," kata Deputy Head of Original Equipment (OE) Sales, Bridgestone Indonesia, Fisa Rizqiano, dalam keterangannya.
Fisa melanjutkan, Bridgestone Indonesia mengimbau pengguna mobil pribadi untuk secara rutin memeriksa kondisi ban agar tetap aman.
"Kondisi ban yang baik juga akan mengurangi risiko masalah saat melakukan perjalanan jarak jauh," tambah Fisa.
Untuk memastikan kondisi ban tetap optimal selama perjalanan, berikut adalah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh pengemudi mobil menjelang perjalanan wisata selama libur Idul Adha dan libur sekolah:
Ban Aus (Worn)
Ban secara alami akan mengalami keausan jika sering digunakan. Ban yang sudah aus akan mengurangi traksi, terutama dalam kondisi cuaca buruk.
Jika indikator keausan ban (Tire Wear Indicator/TWI) terlihat, itu berarti kedalaman tapak ban yang tersisa sama atau kurang dari 1,6 mm, dan menandakan bahwa ban harus segera diganti.
Mengantisipasi Trotoar, Lubang, dan Ancaman Lainnya
Menabrak trotoar atau mengemudi di jalan yang rusak seperti jalan berlubang atau tidak beraspal dapat menyebabkan ketidakseimbangan roda.
Hal ini juga berpotensi merusak sistem suspensi kendaraan yang pada akhirnya mempengaruhi keausan ban.
Berkendara dalam kondisi cuaca buruk juga dapat menyebabkan ban cepat aus karena harus bekerja lebih keras untuk menjaga traksi.
Memilih ban yang dirancang khusus untuk kondisi cuaca tertentu dapat memberikan traksi dan kontrol tambahan, yang berarti meningkatkan keamanan.
Gaya Mengemudi
Gaya mengemudi agresif seperti menikung tajam, akselerasi cepat, dan pengereman mendadak dapat meningkatkan tekanan pada ban secara signifikan, yang mengakibatkan ban cepat aus.
Pengemudi dapat memperpanjang umur ban dengan menghindari gaya mengemudi yang agresif.
Demikianlah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh pengemudi mobil sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.
Dengan memeriksa dan menjaga kondisi ban dengan baik, diharapkan perjalanan Anda akan aman, lancar, dan nyaman. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey