JAGOSATU.COM - Sawah terasering di Ubud, Bali, menjadi sorotan setelah muncul dalam video promosi dari sebuah biro iklan pariwisata di Filipina.
Video tersebut dibuat oleh DDB Philippines, sebuah agensi periklanan di negara tersebut.
Meskipun video yang digunakan sebagai kampanye Love the Philippines telah dihapus, keindahan sawah terasering Ubud tetap memikat.
Dalam video tersebut, diambil gambar-gambar indah dengan menggunakan drone yang memperlihatkan pemandangan dari atas area sawah Tegalalang di Ubud, Bali.
Berbeda dengan daerah Seminyak yang terkenal dengan keindahan pantainya, Ubud dikenal karena pemandangan sawah dan bukit yang memukau.
Salah satu ikon keunikan Ubud adalah Sawah Tegallalang, atau sering disebut Tegallalang Rice Terrace.
Sawah terasering ini memiliki daya tarik wisata yang tinggi. Pemandangan hamparan sawah dengan teras yang berundak-undak menciptakan panorama yang wajib dikunjungi saat berada di Ubud.
Lokasi sawah ini, yang terletak di Kabupaten Gianyar, pernah menjadi tempat syuting film "Eat Pray Love" yang dirilis pada tahun 2010.
Selain keindahan pemandangannya yang menawan, udara di sekitar Sawah Terasering Tagallalang ini cocok untuk menyegarkan diri setelah beraktivitas padat.
Pemandangan tak hanya terbatas pada bentangan sawah terasering yang hijau, tetapi juga meliputi pemandangan Desa Pejeng dan Bukit Campuhan yang menyatu dalam lanskap bertingkat yang sempurna untuk diabadikan dalam foto Instagram yang estetik.
Menurut World Heritage Convention UNESCO (4/7), situs Warisan Dunia ini meliputi lima sawah terasering dan pura yang memiliki mata air.
Total luas wilayah yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO mencapai 19.500 hektar.
Selain itu, di dekat sawah terdapat destinasi Agrowisata Bali Pulina, sebuah perkebunan kopi luwak terbaik dan termahal di dunia. Pengunjung dapat melihat dan mempelajari proses pembuatan kopi luwak tradisional khas Bali di tempat ini.(jpg)