Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Meta Kucurkan Rp24 Triliun untuk Bangun Pusat Data AI Raksasa di Texas! Mark Zuckerberg Siap Bersaing dengan OpenAI dan Google!

A

Photo
Photo


Advertisement

Jagosatu.com - Raksasa teknologi Meta resmi mengumumkan investasi besar senilai 1,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp24 triliun untuk membangun pusat data (data center) kecerdasan buatan di Texas, Amerika Serikat.

Proyek ini diumumkan langsung oleh CEO Meta, Mark Zuckerberg, pada Rabu (15/10) waktu setempat.

Menurut laporan Reuters, pusat data ini akan dibangun di kawasan El Paso, dan dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada tahun 2028.

Advertisement

Zuckerberg menyebut proyek tersebut sebagai langkah besar Meta untuk memperkuat fondasi teknologi AI yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“AI adalah masa depan semua produk kami, mulai dari Facebook, Instagram, hingga Reality Labs,” ujar Zuckerberg.

Advertisement

Pusat data baru ini akan menjadi salah satu fasilitas komputasi terbesar yang pernah dibangun oleh Meta.

Meta mengatakan fasilitas tersebut akan menggunakan sistem pendinginan cair terbaru yang mampu menghemat energi hingga 30 persen dibandingkan model konvensional.

Selain itu, 100 persen energi yang digunakan untuk mengoperasikan data center akan bersumber dari energi terbarukan.

Menurut laporan Reuters Tech, proyek ini juga akan menciptakan lebih dari 3.000 lapangan pekerjaan baru di Texas selama fase konstruksi.

Setelah beroperasi, fasilitas ini akan mempekerjakan sekitar 800 karyawan tetap, termasuk teknisi, insinyur jaringan, dan ahli keamanan siber.

Meta berharap pusat data baru ini akan mempercepat pelatihan model AI skala besar untuk keperluan seperti rekomendasi konten, pembuatan gambar, dan sistem chatbot canggih.

Fasilitas ini juga akan mendukung pengembangan model multimodal Meta bernama Llama 4, yang diklaim lebih kuat dan hemat energi dibanding generasi sebelumnya.

Dalam pernyataannya, Zuckerberg mengatakan bahwa pusat data ini akan menjadi “otak” bagi seluruh ekosistem AI Meta di masa depan.

Pemerintah negara bagian Texas juga menyambut baik investasi tersebut karena dianggap dapat memperkuat posisi wilayah itu sebagai hub teknologi baru di Amerika.

Gubernur Texas, Greg Abbott, mengatakan proyek ini adalah bukti bahwa negara bagian tersebut menjadi magnet bagi inovasi digital global.

“Texas kini bukan hanya rumah bagi industri energi, tapi juga rumah bagi masa depan AI dunia,” ujarnya.

Meta bekerja sama dengan sejumlah perusahaan energi lokal untuk memastikan pasokan listrik hijau yang stabil bagi proyek besar ini.

Selain itu, perusahaan juga menggandeng Nvidia untuk menyediakan GPU kelas atas yang akan digunakan dalam pelatihan model AI.

Analis dari Bloomberg Intelligence menilai bahwa langkah ini merupakan strategi Meta untuk menyaingi dominasi OpenAI dan Google DeepMind di ranah kecerdasan buatan.

Dengan investasi masif ini, Meta berharap bisa menjadi pemain utama dalam ekosistem AI global di bawah inisiatif Meta AI for All.

(J)

Advertisement
Editor : ALengkong
Sumber : Reuters

Artikel Terkait

Jutaan Buku Lawas Diburu Perusahaan Teknologi untuk Melatih Model Kecerdasan Buatan

Jutaan Buku Lawas Diburu Perusahaan Teknologi untuk Melatih Model Kecerdasan Buatan

Perusahaan teknologi kini memburu jutaan buku lawas untuk melatih model kecerdasan buatan demi meningkatkan kualitas bahasa dan penalaran mesin.

Mengenal Fenomena Brain Rot di Era Digital serta Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Mengenal Fenomena Brain Rot di Era Digital serta Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Ketahui apa itu fenomena brain rot akibat konsumsi konten digital berlebihan serta berbagai dampaknya yang mengancam kesehatan mental.

Riset Ungkap Hampir Separuh Generasi Z Bentuk Hubungan Bermakna dengan AI

Riset Ungkap Hampir Separuh Generasi Z Bentuk Hubungan Bermakna dengan AI

Riset tren global terbaru mengungkap bahwa hampir separuh generasi Z di seluruh dunia mengaku telah membangun hubungan yang bermakna dengan kecerdasan buatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer