Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi Australia di Ujung Tanduk: RBA Peringatkan Risiko ‘Pertumbuhan Lambat Selamanya’!

A

Photo
Photo


Advertisement

Jagosatu.com – Bank Sentral Australia atau Reserve Bank of Australia (RBA) mengeluarkan peringatan serius terkait kondisi ekonomi negaranya.

Dalam laporan terbarunya, RBA menyebut ekonomi Australia bisa memasuki era pertumbuhan lambat yang panjang.

Penyebab utamanya adalah kurangnya investasi sektor swasta dan produktivitas yang stagnan.

Advertisement

Menurut laporan dari ABC News Australia, RBA menilai potensi ekonomi negara “berisiko tak dimanfaatkan sepenuhnya.”

Pihak RBA juga menekankan perlunya reformasi besar untuk meningkatkan kapasitas ekonomi nasional.

Salah satu saran yang muncul adalah peningkatan pelatihan tenaga kerja dan digitalisasi bisnis skala kecil-menengah.

Selain itu, RBA memperingatkan bahwa ketergantungan berlebihan pada sektor pertambangan membuat ekonomi mudah terguncang.

Jika harga komoditas turun, pendapatan ekspor Australia bisa jatuh drastis.

Para ekonom mengatakan bahwa diversifikasi sektor menjadi kunci bagi pertumbuhan jangka panjang.

Namun, tren investasi asing di Australia justru menunjukkan perlambatan sejak tahun 2024.

Hal ini diperburuk dengan biaya pinjaman yang masih tinggi setelah kenaikan suku bunga pascapandemi.

RBA menyarankan agar pemerintah bekerja sama dengan sektor swasta dalam memperkuat inovasi.

Khususnya pada bidang teknologi hijau, energi terbarukan, dan manufaktur canggih.

Pemerintah Australia juga diminta mempercepat pembangunan infrastruktur nasional agar distribusi ekonomi lebih merata.

Beberapa lembaga keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi Australia tahun depan hanya sekitar 1,3%.

Itu menjadi salah satu yang terendah di antara negara-negara maju di kawasan Asia-Pasifik.

Walau begitu, beberapa analis tetap optimis bahwa reformasi yang tepat bisa memulihkan momentum ekonomi.

RBA menutup laporannya dengan peringatan: “tanpa tindakan, ekonomi Australia bisa terjebak di jalur lambat terlalu lama.”

Kondisi ini menjadi sinyal bagi dunia bahwa era pertumbuhan cepat mungkin telah berakhir.

(J)

Advertisement

Artikel Terkait

DPMPTSP Minahasa Ajak Pelaku Usaha dan Investor Pahami Insentif Investasi Demi Tingkatkan Ekonomi Daerah

DPMPTSP Minahasa Ajak Pelaku Usaha dan Investor Pahami Insentif Investasi Demi Tingkatkan Ekonomi Daerah

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan daya tarik investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Minahasa. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer