Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi RI Diprediksi Melesat 2026, PIER Bilang Bisa Lebih Kuat — Benarkah Ini Tanda Kebangkitan?

A

Photo
Photo


Advertisement

Jagosatu.com - Ekonomi Indonesia diprediksi akan menguat pada 2026 menurut riset terbaru dari Permata Institute for Economic Research atau PIER.

PIER menyebutkan bahwa dorongan konsumsi rumah tangga menjadi faktor terbesar yang menjaga ekonomi tetap tumbuh stabil.

Menurut PIER, konsumsi rumah tangga adalah semua pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan seperti makanan, transportasi, pendidikan, hingga hiburan.

Advertisement

Peningkatan konsumsi ini jadi indikator kuat bahwa aktivitas ekonomi masyarakat mulai pulih lebih cepat.

PIER memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bergerak lebih positif dibanding 2025.

Proyeksi itu muncul karena investasi dan belanja pemerintah juga diperkirakan meningkat pada tahun mendatang.

Advertisement

Belanja pemerintah yang dimaksud termasuk pembangunan infrastruktur, layanan publik, dan proyek nasional lainnya.

Peningkatan belanja negara sering membantu membuka lapangan kerja baru dan memperbesar perputaran uang.

PIER juga menyoroti pentingnya kestabilan harga atau inflasi agar pertumbuhan terasa oleh masyarakat.

Inflasi adalah kondisi ketika harga barang naik secara umum, yang bisa mengurangi daya beli masyarakat.

Jika inflasi bisa dikendalikan, daya beli masyarakat akan tetap kuat dan ekonomi bisa tumbuh sehat.

Meski begitu, kondisi eksternal tetap harus diwaspadai karena ekonomi global sedang tidak stabil.

Gangguan ekonomi global bisa berasal dari fluktuasi harga komoditas, perang dagang, atau kebijakan negara besar.

PIER memperingatkan bahwa ketidakpastian global bisa memengaruhi perdagangan dan nilai tukar rupiah.

Rupiah yang melemah bisa membuat barang impor lebih mahal dan memengaruhi biaya produksi di dalam negeri.

Namun PIER menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia masih cukup kuat menghadapi tekanan tersebut.

Peningkatan aktivitas industri dalam negeri juga menjadi faktor positif untuk masa depan.

Jika iklim investasi membaik, usaha kecil hingga besar bisa berkembang lebih cepat.

PIER menekankan perlunya kebijakan pemerintah yang tepat agar peluang pertumbuhan tidak sia-sia.

Kombinasi investasi, belanja pemerintah, konsumsi yang kuat, dan stabilitas harga bisa mendorong pertumbuhan signifikan.

Optimisme ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang menunggu peningkatan ekonomi di tahun depan.

(J)

Advertisement

Artikel Terkait

Vanda Sarundajang: FPSL Dorong Bitung Menuju Kota Wisata

Vanda Sarundajang: FPSL Dorong Bitung Menuju Kota Wisata

FPSL merupakan sarana melestarikan budaya, serta peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM serta Ekraf.

Pemerintah Kejar Pertumbuhan 5,8-6,5 Persen di 2027, Andalkan Investasi dan Konsumsi

Pemerintah Kejar Pertumbuhan 5,8-6,5 Persen di 2027, Andalkan Investasi dan Konsumsi

Pemerintah mulai menyiapkan fondasi untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dalam dua tahun ke depan. Pada 2027, ekonomi nasional dipatok tumbuh di kisaran 5,8-6,5 persen sebagai tahap awal menuju....

Biaya Admin Marketplace Wajib Transparan hingga Prioritaskan UMKM Lokal

Biaya Admin Marketplace Wajib Transparan hingga Prioritaskan UMKM Lokal

Pemerintah memperketat tata kelola perdagangan digital di tengah pertumbuhan pesat industri e-commerce nasional. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer