Jagosatu.com - Buat kamu yang sudah bosan terjebak dalam kemacetan Kota Jakarta dan tetap ingin bepergian, barangkali kamu bisa mencoba moda transportasi yang satu ini: helikopter.
Ya, layanan sewa helikopter bisa menjadi solusi. Helikopter mendarat di area yang lebih sempit karena bisa mendarat secara vertikal. Fakta ini memungkinkan helikopter untuk tidak membutuhkan landasan pacu yang panjang sehingga kamu dapat mendarat lebih dekat ke tujuan dengan waktu yang singkat.
Namun, untuk mendapatkan kemudahan tanpa memikirkan macet dan perjalanan yang lebih singkat, kamu perlu bersiap dengan biaya sewa helikopter yang tinggi dan pastinya menguras kantong.
Lalu, berapa biaya sewa helikopter untuk rute Jakarta dan sekitarnya? Mengutip informasi dari PT Whitesky Aviation, ada beberapa tipe helikopter dan rute khusus menyesuaikan lokasi helipad.
Tipe yang pertama adalah Bell 505, tipe single engine atau mesin tunggal. Helikopter jenis ini lebih sederhana dan ringan, dengan kapasitas empat pax dan satu kru. Harga sewanya sebesar USD 2.500 per jam atau sekitar Rp 41 juta per jam, dengan minimal penyewaan 2 jam per hari.
Tipe helikopter yang kedua yakni Airbus H-135, tipe twin engine dengan dua mesin dan kapasitas lima pax serta dua kru. Tarifnya adalah USD 5.000 per jam atau sekitar Rp 82 juta per jam, dengan minimal penyewaan 2 jam per hari.
Waktu keberangkatan mulai pukul 06.30 sampai dengan 16.30 WIB (sesuai rute). Saat ini hanggar helikopter tersebut berada di Cengkareng Heliport, dan perhitungan biaya akan dihitung dari base Cengkareng Heliport. Info biaya belum termasuk PPN 11 persen, dan perhitungan total biaya baru dapat dihitung setelah ada informasi detail rute dan kebutuhan.
Tarif ini juga bervariasi tergantung pada berbagai faktor seperti jenis helikopter, rute penerbangan, dan jumlah penumpang. Helikopter dapat mendarat di helipad bersertifikat atau di area terbuka sesuai kebutuhan pelanggan.
Dilansir dari aplikasi Helicity, berikut beberapa titik beserta landing fee helikopter, tetapi perlu diingat bahwa harga yang tertera sewaktu-waktu akan berubah tergantung pesanan kamu:
- Jakarta Selatan: Pluit Village Rp 2,5 juta, Treasury Office Tower Rp 4 juta
- Kota Bekasi: Rawalumbu helispot Rp 2,2 juta
- Jakarta Pusat: Fairmont Rp 3,8 juta, Grand Indonesia Rp 3,3 juta
- Jakarta Timur: Bandara Halim Perdana Kusuma Rp 13,3 juta, Lubang Buaya Helispot Rp 1,6 juta
- Jakarta Utara: Ancol Helispot Rp 1,6 juta, Waduk Pluit Rp 2,2 juta
- Kepulauan Seribu: Pantara Island Rp 5,5 juta, Pari Island Rp 1,1 juta
Berikut informasi basic rate helikopter PT Whitesky Aviation:
- Bell 505 (single engine): Kapasitas 4 pax + 1 kru. Biaya sewa USD 2.500/jam (minimal 2 jam/hari).
- Airbus H-135 (double engine): Kapasitas 5 pax + 2 kru. Biaya sewa USD 5.000/jam (minimal 2 jam/hari).
Biaya Spot Charter:
- Helikopter dapat mendarat di helipad bersertifikat atau di area terbuka sesuai kebutuhan pelanggan.
- Waktu keberangkatan mulai pukul 06.30 hingga 16.30 WIB (sesuai rute).
- Jika helikopter menginap di luar home base, dikenakan ekstra charge (Remain Over Night) USD 600/malam.
- Ground Handling Fee USD 400 - USD 650/area.
- Waiting Fee USD 500 setelah tiga jam operasional.
- FOO/HLO Officer USD 200/hari.
- Saat ini hanggar helikopter berada di Cengkareng Heliport, dan perhitungan biaya akan dihitung dari base Cengkareng Heliport.
- Info biaya belum termasuk PPN 11% dan perhitungan total biaya baru dapat dihitung setelah ada informasi detail rute dan kebutuhan.
Dengan begitu banyaknya pilihan dan kenyamanan yang ditawarkan, sewa helikopter bisa menjadi solusi praktis untuk menghindari kemacetan Jakarta. Meski biayanya tidak murah, pengalaman terbang di atas kota dan tiba di tujuan tanpa repot pasti menjadi daya tarik tersendiri. Bagi kamu yang ingin menikmati perjalanan eksklusif dan efisien, layanan helikopter dari PT Whitesky Aviation dan Helicity bisa menjadi pertimbangan. Jadi, apakah kamu siap untuk terbang di atas kemacetan dan menikmati pandangan kota Jakarta dari ketinggian?
(AlexandraTompunu)