Jagosatu.com - Oracle dan OpenAI tengah membuat gebrakan besar di dunia teknologi dengan proyek gabungan pembangunan pusat data superbesar untuk kecerdasan buatan (AI).
Proyek ini dikenal dengan nama "Stargate", dan digadang-gadang akan menjadi pusat data AI paling kuat dan paling besar di dunia.
OpenAI adalah perusahaan yang mengembangkan ChatGPT, sementara Oracle merupakan perusahaan raksasa dalam bidang layanan cloud dan database.
Menurut laporan dari The Information, nilai proyek Stargate ini bisa mencapai 30 miliar dolar AS per tahun.
Dana sebesar itu digunakan untuk membangun kapasitas pusat data hingga 4,5 gigawatt—cukup besar untuk menyalakan jutaan rumah.
Kapasitas tersebut jauh lebih besar dibanding pusat data biasa, karena sistem AI seperti ChatGPT butuh daya dan komputasi sangat tinggi.
Dilansir dari Vavoza, proyek ini akan didirikan di Amerika Serikat, dan akan menjadi pusat data AI termaju di dunia.
Proyek Stargate tidak hanya soal gedung dan server, tapi juga menyangkut masa depan pengembangan AI generatif seperti ChatGPT.
Oracle akan menyediakan infrastruktur fisik seperti server, jaringan, dan pendingin supercanggih agar AI bisa bekerja maksimal.
Sementara OpenAI akan menggunakan pusat data tersebut untuk melatih model AI yang lebih canggih, cepat, dan efisien.
AI generatif sendiri adalah sistem komputer yang bisa membuat teks, gambar, suara, dan bahkan video seperti manusia.
Contoh AI generatif adalah ChatGPT yang bisa menjawab pertanyaan dan menulis cerita, serta DALL-E yang bisa membuat gambar dari teks.
Proyek Stargate akan mempercepat pengembangan AI yang bisa memahami perintah kompleks dan membantu manusia dalam banyak bidang.
Menurut LinkedIn Tech Capital, Stargate akan mulai dibangun awal tahun depan dan ditargetkan selesai dalam waktu tiga tahun.
Kebutuhan akan pusat data besar makin tinggi karena AI generatif digunakan di banyak layanan online, termasuk pendidikan, game, dan hiburan.
Para ahli mengatakan, tren ini akan mendorong revolusi digital di berbagai sektor karena AI akan jadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Namun, ada juga kekhawatiran soal konsumsi listrik dan dampak lingkungan dari pusat data sebesar itu.
Oracle menyatakan bahwa mereka akan menggunakan energi terbarukan untuk mengurangi emisi karbon dari proyek Stargate.
Ini juga jadi peluang kerja baru karena proyek ini membuka ribuan lapangan pekerjaan di bidang infrastruktur dan teknologi.
Banyak pihak menyambut proyek ini sebagai simbol kemajuan teknologi yang akan mengubah cara kita belajar, bekerja, dan berkomunikasi.
Proyek Stargate juga menunjukkan bahwa masa depan teknologi tidak hanya soal aplikasi, tapi juga soal infrastruktur yang kuat.
Dengan gabungan kekuatan dari OpenAI dan Oracle, Stargate bisa jadi awal dari era AI yang lebih cepat, pintar, dan merata.
(J)
Editor : ALengkong