Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Ciputra, Seorang Pengusaha Sukses dengan Dedikasi dan Simplicity

Nur Fadilah • 2023-06-22 10:41:06
Ilustrasi: Ciputra, raja properti
Ilustrasi: Ciputra, raja properti

JAWAPOS.COM -"Ciputra dikenal sebagai pengusaha yang sukses," kata Benny Lo dalam bukunya "Properti Moderat, Modal Dengkul dan Urat.

" Pria kelahiran Parigi, Sulawesi Tengah pada 24 Agustus 1931 ini telah membangun reputasi sebagai salah satu raja properti di Indonesia.

Ia adalah pemilik beberapa perusahaan properti ternama, termasuk Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group.

Keberhasilannya dalam dunia bisnis properti juga mengantarkannya masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia.

Pada tahun 2022, Forbes mencatat kekayaan bersih Keluarga Ciputra sebesar US$ 1,25 miliar atau sekitar Rp 18,62 triliun.

Peringkat ini menempatkannya pada posisi ke-33 dalam daftar orang terkaya di Indonesia.

Namun, kesuksesan Ciputra tidak didapatkan dengan mudah.

Ia pernah mengalami masa sulit saat terjebak dalam utang selama krisis ekonomi pada tahun 1998.

Dalam kutipan dari buku Benny Lo, "Ciputra merintis bisnis sejak masih kuliah di jurusan Arsitektur Institut Teknologi Bandung pada 1957.

" Bersama dua teman kuliahnya, Budi Brasali dan Ismail Sofyan, mereka mendirikan biro arsitektur PT Daya Cipta.

Biro arsitektur ini mendapatkan banyak proyek, dan setelah lulus dari ITB pada tahun 1960, Ciputra memutuskan untuk pindah ke Jakarta.

"Ciputra mengatakan, 'Kita harus ke Jakarta karena di sana banyak pekerjaan,'" seperti yang dikutip dalam buku "Properti Moderat, Modal Dengkul dan Urat" karya Benny Lo.

Di Jakarta, bisnis Ciputra semakin berkembang pesat.

Pada tahun 1961, ia mendirikan Grup Jaya dengan modal Rp10 juta.

Melalui PT Ciputra Development, perusahaannya berhasil membawa bisnis lokal ke tingkat global dengan nilai aset yang mencapai lebih dari Rp30 triliun.

Namun, perjalanan bisnis Ciputra tidak selalu mulus.

Pada 23 Juli 1996, setelah memimpin perusahaannya selama 30 tahun, Ciputra memutuskan mundur dari PT Pembangunan Jaya, perusahaan yang ia dirikan pada tahun 1961.

Tidak lama setelah itu, badai ekonomi melanda Pembangunan Jaya serta perusahaan-perusahaan Ciputra lainnya yang berada di bawah naungan Metropolitan Development maupun Ciputra Group.

Sebelumnya, Grup Jaya telah mengerjakan berbagai proyek besar dengan menggunakan pinjaman dalam bentuk mata uang dolar dari bank asing.

Ciputra optimistis dapat mengembalikan semua pinjaman tersebut.

Namun, perhitungannya meleset ketika pada tahun 1998, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penurunan drastis.

Utang Grup Jaya pun membengkak menjadi hampir US$ 100 juta.

"Kami sama sekali tak menduga," ungkap Ciputra seperti yang dikutip dalam biografinya "The Passion of My Life.

" Saat krisis ekonomi 1998, Ciputra mempercayakan penyelesaian masalah kepada direksi PT Pembangunan Jaya dan Metropolitan.

Ia fokus menyelesaikan masalah di Grup Ciputra, namun tetap memberikan konsultasi apabila ada masalah di Grup Jaya.

Dengan perlahan, tiga kelompok usaha Ciputra, yaitu Pembangunan Jaya, Metropolitan, dan Grup Ciputra, keluar dari krisis tersebut.

Ciputra berhasil melunasi utang dengan melepas saham di beberapa perusahaan, termasuk Bumi Serpong Damai (BSD).

Beberapa unit usahanya, seperti Bank Ciputra, terpaksa ditutup selamanya.

Meski mengalami masa sulit, Ciputra berhasil bangkit dan menghindari kebangkrutan.

Cipta Ciputra Harun, cucu Ciputra generasi ketiga, mengungkapkan bahwa kakeknya adalah sosok yang sederhana, meskipun memiliki kekayaan yang melimpah.

"Dia nggak pernah mikirin sepatunya apa, bajunya apa.

Sepatu dia cuma satu, New Balance warna hitam, entah tahun berapa belinya.

Nggak ganti-ganti," kata Cipta.

Pada 27 November 2019, Ciputra meninggal dunia pada usia 88 tahun.

Ia dimakamkan di Jonggol, Jawa Barat, meninggalkan warisan dalam dunia properti dan inspirasi melalui perjalanan hidupnya yang penuh dedikasi dan kesederhanaan.(MPD)

 
 
 
Editor : Nur Fadilah
#Bisnis #ciputra group #properti #ciputra #pengusaha sukses