JAGOSATU.COM - Dibandingkan dengan pria, wanita memiliki banyak produk dan tempat untuk memanjakan diri.
Banyak wanita bahkan meluangkan waktu yang lama untuk melakukan perawatan rambut, wajah, tubuh, dan kuku tanpa merasa lelah.
Meskipun telah melakukan perawatan tersebut, terkadang ada anggota tubuh yang terlewatkan, salah satunya adalah bibir.
Namun, beberapa tahun terakhir ini, produk perawatan bibir mulai bermunculan, terutama untuk mengatasi masalah bibir yang menggelap.
Terdapat beragam produk perawatan bibir yang tersedia, seperti lip scrub, lip cream, lip balm, lip care, lip mask, dan masih banyak lagi.
Namun, semua perawatan tersebut akan kalah jika tidak menggunakan produk dengan kandungan SPF (Sun Protection Factor).
Paparan sinar ultraviolet (UV) tidak hanya berbahaya bagi wajah, tetapi juga bagi bibir.
Banyak orang mengira bahwa menggunakan lip balm, lipstik, lip cream, atau produk bibir lainnya sudah cukup melindungi bibir dari sinar UV.
Sayangnya, produk-produk tersebut tidak memiliki perlindungan yang memadai dari sinar UV karena umumnya tidak mengandung SPF.
Baca Juga: Ini Panduan untuk Membuat Surat Lamaran Kerja yang Efektif dan Profesional.
Dalam kutipan dari Real Simple, terungkap bahwa bibir rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari karena sering terpapar dan sering diabaikan.
"Dibandingkan dengan area kulit lainnya, kulit di bibir cukup tipis," jelas Dr. Kristina Collins, seorang dokter kulit.
Dr. Collins juga mengungkapkan bahwa selain risiko terkena kanker, paparan sinar matahari secara kronis dapat menyebabkan penggelapan, keriput, bersisik, penipisan, dan kekeringan pada bibir.
Berapa banyak dan seberapa sering SPF harus dioleskan pada bibir?
Mengoleskan produk khusus SPF untuk bibir setiap hari dan mengulanginya sesering mungkin merupakan pertahanan terbaik terhadap semua risiko yang telah disebutkan di atas.
Seperti saran yang diberikan untuk melindungi seluruh kulit tubuh (termasuk kaki, tangan, dan wajah), gunakan produk dengan SPF 30 atau lebih tinggi agar bibir mendapatkan perlindungan maksimal dari sinar matahari.(jpg)
Editor : Aryanti Sasamu