Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Dampak Negatif Sleep Call, Bahaya bagi Kesehatan yang Harus Diwaspadai.

Aryanti Sasamu • 2023-07-10 09:14:18
Sleep call menjadi salah satu tren bagi anak milenial ketika menjalin hubungan dengan lawan jenisnya.
Sleep call menjadi salah satu tren bagi anak milenial ketika menjalin hubungan dengan lawan jenisnya.

JAGOSATU.COM - Sleep call, tren yang sedang populer di kalangan anak muda saat menjalin hubungan dengan pasangan lawan jenis, khususnya dalam situasi Long Distance Relationship (LDR) atau menjalin hubungan jarak jauh. Sleep call juga sering dilakukan saat masa PDKT untuk menjadikan hubungan lebih intens.

Sleep call, yang berarti melakukan panggilan telepon hingga tertidur, meskipun terdengar romantis dan diyakini dapat meningkatkan kecocokan dengan pasangan, ternyata memiliki dampak negatif bagi kesehatan.

Baca Juga: Peroleh Kulit yang Sehat dengan Mengurangi Konsumsi Produk Dairy.

Dilansir dari website Kementerian Kesehatan pada Sabtu (8/7), berikut adalah bahaya-bahaya sleep call bagi kesehatan:

  1. Gangguan Insomnia (Susah Tidur)

Ketika melakukan sleep call, kita akan terpapar cahaya layar ponsel dalam waktu yang lama. Cahaya biru yang dihasilkan oleh layar ponsel dapat menghambat produksi hormon melatonin, yang mengatur tidur, dan mengganggu ritme sirkadian tubuh.

  1. Menurunkan Kualitas Tidur

Meskipun beberapa orang berpikir bahwa sleep call dapat meningkatkan kualitas tidur mereka, namun jika sleep call dilakukan terlalu sering, dapat mengganggu kualitas tidur.

Penggunaan ponsel sebelum tidur dapat merangsang fisiologi dan psikologi yang mempengaruhi tidur. Penggunaan media elektronik sebelum tidur dapat mengganggu kualitas tidur karena tekanan produksi melatonin yang mengatur siklus bangun dan tidur.

  1. Merusak Sel-sel Otak

Jika sleep call dilakukan dalam waktu yang lama, kita akan terpapar radiasi ponsel dalam jangka waktu yang lebih panjang. Paparan radiasi dari ponsel dapat merusak sel-sel otak karena gelombang elektromagnetik mudah menembus otak. Kerusakan sel-sel otak ini dapat meningkatkan risiko terkena penyakit seperti tumor otak, Alzheimer, autisme, dan masalah perilaku lainnya.

  1. Mengganggu Kesehatan Mata

Sleep call yang berlangsung terlalu lama, terutama saat menggunakan panggilan video, dapat merusak mata. Menatap layar ponsel terlalu lama, terutama dalam kondisi ruangan gelap dan dalam waktu yang lama, dapat menyebabkan paparan cahaya biru yang lebih tinggi pada mata.

Jika terjadi dalam jangka waktu yang lama, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada retina mata. Cahaya biru memiliki panjang gelombang yang lebih pendek dibandingkan dengan warna lainnya, sehingga memiliki energi yang lebih tinggi dan dapat menyebabkan perubahan kimia pada bagian retina mata.

Baca Juga: Perhatikan dengan Saksama, 6 Alasan Mengapa Pria yang Menikah Lebih Banyak Disukai.

  1. Meningkatkan Risiko Penyakit Kanker

Penggunaan ponsel dalam jangka panjang memiliki potensi yang lebih besar untuk menghasilkan gelombang elektromagnetik dengan sifat karsinogenik atau dapat memicu terjadinya kanker.

Terutama saat melakukan sleep call, penggunaan ponsel cenderung dekat dengan tubuh atau kepala. Hal ini meningkatkan paparan frekuensi radio yang lebih tinggi kepada pengguna ponsel.

  1. Meningkatkan Risiko Kebakaran

Hal terakhir yang harus diwaspadai saat melakukan sleep call adalah penggunaan ponsel saat pengisian daya, karena meningkatkan risiko kebakaran.

Risiko ini terkait dengan kandungan litium dalam baterai ponsel sebagai sumber daya. Litium mudah terbakar saat terkena oksigen atau air. Baterai yang rusak atau pengisian daya berlebihan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.(jpg)

Editor : Aryanti Sasamu
#Kesehatan #sleep call