Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Unik! 10 Tradisi Valentine di Berbagai Negara

Tina Mamangkey • 2024-02-12 20:11:50
Ilustrasi perayaan Valentine /sumber: freepik
Ilustrasi perayaan Valentine /sumber: freepik

JAGOSATU.COM - Mendekati tanggal 14 Februari, kita segera memasuki periode perayaan kasih sayang yang tak terlupakan yang dikenal sebagai 'Hari Valentine'.

Ini adalah saat yang sangat dinanti-nantikan oleh banyak pasangan, baik yang muda maupun yang lebih dewasa di seluruh dunia.

Hari Valentine memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengungkapkan perasaan mereka kepada orang yang mereka cintai dengan memberikan hadiah.

Pemberian hadiah menjadi tradisi yang tak terelakkan di Hari Valentine, menjadi cara yang umum dilakukan oleh banyak pasangan untuk merayakan kasih sayang mereka.

Namun, ternyata cara tradisional memberi hadiah saat Valentine tidak selalu sama di setiap negara. JawaPos.com merangkum dari laman Huffpost beberapa tradisi unik yang dilakukan di berbagai negara ketika Valentine tiba. Berikut beberapa di antaranya:

1. Denmark

Daripada memberi mawar merah, masyarakat Denmark memiliki tradisi bertukar bunga berwarna putih saat perayaan Valentine.

Selain bertukar bunga putih, tradisi hari Valentine di Denmark yang populer adalah pertukaran ‘kartu kekasih’.

Meskipun kartu kekasih ini transparan atau tidak bertuliskan apapun di dalamnya.

Namun, kartu tersebut harus memperlihatkan sebuah gambar dimana seseorang sedang memberikan sebuah hadiah kepada pasangannya.

2. Prancis

Kartu Hari Valentine pertama kali berasal dari Prancis dan dicetus oleh Charles, Duke of Orleans.

Hal ini terjadi ketika, ia mengirimkan surat cinta kepada istrinya saat Charles dipenjara di Menara London pada tahun 1415.

Sejak saat itu lah, kartu Hari Valentine menjadi tradisi yang populer di Prancis hingga saat ini.

3. Korea Selatan

Setiap tanggal 14 Februari para perempuan di Korea Selatan akan memberikan coklat, bunga, atau hadiah lainnya kepada kaum lelaki.

Sedangkan para pria, akan membalas pemberian dari kaum hawa pada tanggal 14 Maret yang disebut sebagai White Day.

Dan bagi mereka yang lajang atau tidak mendapat balasan saat White Day atau Valentine, akan ada hari sendiri untuk merayakannya yang dinamakan Black Day.

Biasanya, hari hitam dirayakan dengan menikmati semangkuk Jajangmyeon atau mie pasta kacang hitam.

4. Wales, Britania Raya

Perayaan hari kasih sayang di Wales agaknya cukup berbeda dengan negara lainnya, mereka merayakan hari Valentine pada tanggal 25 Januari.

Dimana hari tersebut dipilih untuk mengenang Santa Dwynwen, yaitu santa pelindung cinta masyarakat Welsh.

Salah satu hadiah romantis tradisional bagi warga Welsh adalah sendok cinta. Kok bisa?

Pada awal abad ke-17, para pria Welsh akan mengukir sendok kayu yang rumit sebagai tanda kasih sayang kepada pasangannya.

Pola dan simbol yang diukir juga menandakan arti yang berbeda-beda, contohnya: pola tapal kuda yang melambangkan keberuntungan, roda yang berarti dukungan, hingga bentuk kunci yang melambangkan kunci hati seorang pria.

5. Tiongkok

Hari Valentine di Tiongkok disebut dengan Qixi atau Festival Malam Ketujuh, yang jatuh pada hari ketujuh bulan ketujuh lunar di setiap tahun.

Menurut cerita rakyat Tiongkok, seorang putri kerajaan surgawi bernama Zhinu jatuh cinta dengan seorang penggembala sapi, Niulang.

Ketika pernikahan mereka diketahui ayah Zhinu, ia pun membawa Zhinu kembali ke kerajaan.

Kepergian Zhinu ini, telah meninggalkan luka mendalam di hati Niulang dan anak-anaknya.

Akhirnya, raja mengizinkan Zhinu dan Niulang untuk bertemu setahun sekali, yaitu saat Valentine atau Qixi.

Selama Qixi, remaja perempuan harus menyiapkan persembahan melon dan buah-buahan lainnya untuk Zhinu, dengan harapan mereka dapat menemukan suami atau kekasih yang baik.

Beberapa pasangan juga pergi ke kuil, untuk berdoa demi kebahagiaan mereka.

6. Inggris

Menjelang hari Valentine, para wanita di Inggris biasanya meletakkan lima lembar daun salam di atas bantal mereka. Dengan alasan, untuk mewujudkan impian calon suami mereka.

7. Filipina

Pada tanggal 14 Februari, masyarakat Filipina melaksanakan upacara pernikahan massal dalam beberapa tahun terakhir.

Pernikahan tersebut dilakukan di mal atau tempat umum lainnya, untuk menikah atau memperbaharui janji pernikahan mereka secara massal.

8. Italia

Sebelum adanya tradisi dinner romantis, kaum muda dan masyarakat yang sedang di mabuk cinta akan berkumpul di taman dan menikmati acara pembacaan puisi serta musik, sambil berjalan-jalan dengan kekasih mereka.

Kini, tradisi pertukaran hadiah dan dinner romantis telah menjadi tradisi bagi warga Italia saat merayakan Valentine.

9. Brasil

Warga Brasil akan melewatkan 14 Februari sebagai hari kasih sayang, dan menggantinya dengan tanggal 12 Juni.

Selain pertukaran coklat, bunga, dan kartu, festival musik serta berbagai pertunjukkan turut memeriahkan Brasil saat Valentine.

Di hari berikutnya, pada 13 Juni merupakan hari peringatan Santo Antonius, yaitu santo pelindung pernikahan.

Pada hari tersebut para wanita lajang akan melakukan doa yang disebut Simpatias, dengan harapan St. Antonius akan memberi mereka seorang suami.

10. Afrika Selatan

Seperti perayaan Valentine lainnya, di Afrika Selatan hari kasih sayang ini dimeriahkan oleh festival, bunga, dan tanda cinta lainnya.

Namun, ada satu tradisi khusus yang dilakukan oleh wanita Afrika Selatan saat Valentine. Yaitu, mereka akan menyematkan lambang hati yang berisikan nama kekasih mereka di lengan baju. (jpg)

 

Editor : Tina Mamangkey
#14 Februari #valentine #hari kasih sayang