Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Microsoft Gunakan Kabel Superkonduktor Temperatur Tinggi

P
POTENSIAL: Microsoft mulai menguji kabel superkonduktor temperatur tinggi (HTS) di pusat data mereka. Salah satunya di Aldie, Virginia, Amerika Serikat.
POTENSIAL: Microsoft mulai menguji kabel superkonduktor temperatur tinggi (HTS) di pusat data mereka. Salah satunya di Aldie, Virginia, Amerika Serikat.

NEW YORK – Microsoft Corporation mengambil langkah strategis baru yang dapat mengubah desain pusat data secara global. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) ini mengeksplorasi penggunaan kabel superkonduktor bertemperatur tinggi (high-temperature superconductors/HTS) untuk menggantikan kabel tembaga konvensional.


Advertisement

Dilansir dari The Verge, teknologi ini memungkinkan aliran listrik tanpa hambatan saat didinginkan pada suhu sangat rendah. Jadi, lebih efisien dan mengurangi ruang yang dibutuhkan untuk infrastruktur kelistrikan. "Teknologi ini membantu kami meningkatkan kepadatan daya tanpa memperluas jejak fisik. Ini juga dapat membantu mengurangi ukuran infrastruktur transmisi daya dan menurunkan dampak pada komunitas sekitar," kata Husam Alissa, pemimpin tim teknologi sistem di kantor Chief Technology Officer (CTO) Microsoft, divisi Core Operations + Innovation (CO+I), kepada Reuters.

 

Advertisement

 

Tantangan Biaya dan Operasional

Hal itu menunjukkan bahwa HTS tidak hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga berdampak pada pengurangan luas area jalur listrik eksternal. Meskipun memiliki potensi besar, teknologi HTS masih menghadapi tantangan biaya dan operasional.

Selain itu, kabel ini memerlukan sistem pendinginan ekstrem menggunakan nitrogen cair agar tetap superkonduktif. Lebih jauh lagi, material pembentuknya, seperti oksida berbasis barium dan yttrium, saat ini masih didominasi pasokannya oleh Tiongkok.

Namun, lonjakan kebutuhan daya akibat AI dan transisi energi mendorong percepatan adopsi HTS. Sebagai langkah praktis, Microsoft bekerja sama dengan VEIR, perusahaan berbasis Massachusetts, untuk menguji HTS di pusat data mereka. (din/dns/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia dan Korea Utara (Korut) hampir menyelesaikan pembangunan jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur penghubung baru antara Moskow dan Pyongyang melalui....

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Ratusan mantan pejabat militer, intelijen, dan diplomatik Israel mendesak Presiden AS Donald Trump menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar segera menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di....

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Persaingan di pasar kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong Meta untuk menghadapi tantangan baru, yakni meningkatkan perlindungan privasi pengguna. Kehadiran Apple yang dikabarkan akan mengedepankan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer