Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aturan Baru Kripto Dinilai Untungkan Proyek Keluarga Donald Trump

P

LONGGARKAN REGULASI: Ketua Securities and Exchange Commission Paul Atkins (kanan) memperkenalkan kerangka klasifikasi baru aset kripto yang dianggap melancarkan bisnis keluarga Presiden AS
LONGGARKAN REGULASI: Ketua Securities and Exchange Commission Paul Atkins (kanan) memperkenalkan kerangka klasifikasi baru aset kripto yang dianggap melancarkan bisnis keluarga Presiden AS


Advertisement

WASHINGTON – Otoritas keuangan Amerika Serikat (AS) mengeluarkan pedoman baru industri kripto yang secara nyata mengurangi cakupan pengawasan negara. Bukan hanya itu. Aturan baru tersebut dinilai dapat memberi keuntungan langsung bagi proyek bisnis keluarga Presiden AS Donald Trump.

 

Pada Selasa (24/3) waktu setempat, Securities and Exchange Commission (SEC) bersama Commodity Futures Trading Commission (CFTC) memperkenalkan kerangka klasifikasi baru aset kripto. Melalui pendekatan yang disebut "taksonomi token", regulator mempersempit definisi sekuritas sehingga sebagian besar aset kripto tidak lagi masuk kategori yang memerlukan pengawasan ketat.

Advertisement

 

Dilansir dari The Guardian, kebijakan itu mengelompokkan mayoritas aset kripto sebagai komoditas, koleksi digital, alat pembayaran, atau instrumen digital, sehingga terbebas dari kewajiban pelaporan dan pengungkapan yang selama ini diberlakukan SEC. Hanya representasi aset tradisional seperti saham dan obligasi berbasis blockchain yang tetap diklasifikasikan sebagai sekuritas.

"Regulator tidak lagi menjadi komisi sekuritas untuk segala hal. Pedoman ini dirancang sebagai 'jembatan' sementara Kongres menyusun legislasi yang lebih komprehensif," kata Ketua SEC Paul Atkins.

Advertisement

 

 

Namun, arah kebijakan ini dinilai bukan sekadar penyesuaian teknis. Todd Baker dari Columbia Business School menilai langkah tersebut selaras dengan kepentingan politik dan ekonomi yang lebih luas. "Interpretasi terbaru ini sejalan dengan upaya pemerintahan Trump untuk memfasilitasi ekspansi aktivitas kripto yang menguntungkan tetapi tidak memiliki nilai sosial, bebas dari sebagian besar regulasi federal," bebernya. (din/dns)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia dan Korea Utara (Korut) hampir menyelesaikan pembangunan jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur penghubung baru antara Moskow dan Pyongyang melalui....

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Ratusan mantan pejabat militer, intelijen, dan diplomatik Israel mendesak Presiden AS Donald Trump menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar segera menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di....

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Persaingan di pasar kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong Meta untuk menghadapi tantangan baru, yakni meningkatkan perlindungan privasi pengguna. Kehadiran Apple yang dikabarkan akan mengedepankan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer