Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kapal Terbalik, 250 Pengungsi Rohingya Hilang

P
EVAKUASI: Para petugas pantai menyelamatkan pengungsi Rohingya yang tenggelam di Laut Andaman. Sebagian korban belum ditemukan.
EVAKUASI: Para petugas pantai menyelamatkan pengungsi Rohingya yang tenggelam di Laut Andaman. Sebagian korban belum ditemukan.

Advertisement

 

DHAKA – Sekitar 250 pengungsi Rohingya dan warga Bangladesh dilaporkan hilang setelah kapal yang mereka tumpangi terbalik di Laut Andaman. Informasi ini disampaikan UNHCR dan IOM dalam pernyataan bersama Selasa (15/4).

Kapal jenis pukat itu membawa laki-laki, perempuan, dan anak-anak. Insiden terjadi akibat kombinasi cuaca buruk, gelombang tinggi, serta kelebihan muatan. Menurut mereka, kejadian tragis ini menunjukkan besarnya biaya kemanusiaan akibat pengungsian berkepanjangan dan belum adanya solusi permanen bagi etnis Rohingya.

Advertisement

Kapal dilaporkan berangkat dari Teknaf, Bangladesh selatan. Tujuan mereka ke Malaysia. Negara itu menjadi tujuan utama karena mayoritas penduduknya Muslim dan memiliki komunitas diaspora Rohingya yang cukup besar.

Penjaga pantai Bangladesh menyebut satu kapal yang sedang menuju Indonesia berhasil menyelamatkan sembilan orang pada 9 April. Mereka ditemukan terapung di laut menggunakan drum dan kayu. "Petugas melihat beberapa orang mengapung di laut dan langsung mengevakuasi mereka dari perairan dalam," ujar juru bicara penjaga pantai Bangladesh Letnan Komandan Sabbir Alam Sujan seperti dilansir dari Al Jazeera.

 

 

Dari sembilan korban selamat, enam orang diduga terlibat jaringan penyelundupan manusia dan kini telah ditahan polisi. Salah satu penyintas, Rafiqul Islam, mengaku tergiur janji pekerjaan di Malaysia. Dia mengatakan perjalanan berlangsung selama empat hari sebelum kapal akhirnya terbalik.

"Sebagian dari kami ditempatkan di ruang sempit. Ada yang meninggal di sana. Saya juga terkena luka bakar akibat tumpahan minyak," katanya. (lyn/gas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia dan Korea Utara (Korut) hampir menyelesaikan pembangunan jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur penghubung baru antara Moskow dan Pyongyang melalui....

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Ratusan mantan pejabat militer, intelijen, dan diplomatik Israel mendesak Presiden AS Donald Trump menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar segera menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di....

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Persaingan di pasar kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong Meta untuk menghadapi tantangan baru, yakni meningkatkan perlindungan privasi pengguna. Kehadiran Apple yang dikabarkan akan mengedepankan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer