Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Argentina Buru Tikus Pembawa Hantavirus

P
ANALISIS: Teknisi laboratorium Luciana Plum meneliti hantavirus di Cordoba, Argentina (13/5). (Foto: AFP)
ANALISIS: Teknisi laboratorium Luciana Plum meneliti hantavirus di Cordoba, Argentina (13/5). (Foto: AFP)

Advertisement

BUENOS AIRES – Pemerintah Argentina memulai misi ilmiah untuk memburu hewan pengerat yang diduga menjadi pembawa hantavirus. Wabah dari hantavirus merebak di kapal pesiar Hondius yang berlayar dari wilayah paling selatan negara tersebut pada 1 April lalu. Wabah tersebut menewaskan tiga orang dan memicu kekhawatiran global terkait kemungkinan penyebaran virus Andes.

Tim ahli biologi dari Buenos Aires mulai memasang perangkap tikus di sejumlah titik di wilayah Tierra del Fuego kemarin (18/5). Hewan pengerat yang tertangkap akan diuji untuk mengetahui apakah membawa strain virus Andes. Kawasan utama pencarian berada di sekitar Tierra del Fuego National Park yang berjarak sekitar 15 kilometer dari kota Ushuaia.

"Yang penting adalah menganalisis apakah salah satu dari hewan pengerat itu terinfeksi hantavirus," ujar Direktur Epidemiologi Tierra del Fuego Juan Petrina seperti dilansir dari Strait Times. Dia menjelaskan, tikus yang diburu merupakan hewan nokturnal penghuni kawasan hutan dan semak yang memiliki tubuh kecil dengan ekor panjang.

Kasus ini menjadi perhatian internasional setelah korban pertama, seorang warga Belanda, diketahui sempat menghabiskan waktu 48 jam di Ushuaia bersama istrinya sebelum memulai pelayaran. Sang istri kemudian meninggal dua pekan setelahnya. Kondisi itu memunculkan dugaan bahwa pasangan tersebut tertular virus di Argentina. Namun, pemerintah daerah membantah dugaan tersebut. "Tidak ada presedennya," kata ahli mamalia lokal Sebastian Poljak. (lyn/gas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia dan Korea Utara (Korut) hampir menyelesaikan pembangunan jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur penghubung baru antara Moskow dan Pyongyang melalui....

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Ratusan mantan pejabat militer, intelijen, dan diplomatik Israel mendesak Presiden AS Donald Trump menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar segera menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di....

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Persaingan di pasar kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong Meta untuk menghadapi tantangan baru, yakni meningkatkan perlindungan privasi pengguna. Kehadiran Apple yang dikabarkan akan mengedepankan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer