Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jepang Boleh Jual Senjata setelah 50 Tahun Dilarang, Indonesia Masuk Daftar Calon Pembeli

P
ALAT PERANG: Prajurit Pasukan Bela Diri Jepang mengoperasikan kendaraan darat tak berawak selama latihan tembak di Gotemba, Jepang, Minggu (7/6). (Foto: AFP)
ALAT PERANG: Prajurit Pasukan Bela Diri Jepang mengoperasikan kendaraan darat tak berawak selama latihan tembak di Gotemba, Jepang, Minggu (7/6). (Foto: AFP)

Advertisement

 

TOKYO – Jepang kini dapat menjual atau mentransfer peralatan pertahanan, termasuk senjata mematikan, kepada 17 negara yang memiliki perjanjian kerja sama resmi dengan Tokyo. Indonesia menjadi salah satu negara yang tengah dijajaki untuk memperkuat kerja sama pertahanan, termasuk peluang pengadaan alutsista buatan Jepang.

Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi mengatakan pelonggaran aturan ekspor senjata merupakan bagian dari strategi memperkuat pertahanan di tengah meningkatnya tantangan keamanan di kawasan Indo-Pasifik. "Untuk pertama kalinya dalam sekitar 50 tahun, Jepang kini dapat menjual atau mentransfer peralatan pertahanan dan senjata mematikan ke 17 negara yang memiliki perjanjian resmi dengan Tokyo," ujar Koizumi dalam wawancara dengan BBC.

Advertisement

Menurut dia, Jepang tidak hanya memperkuat kemampuan militernya sendiri, tetapi juga memperluas jaringan kerja sama pertahanan dengan negara-negara mitra. Koizumi mengungkapkan Australia telah memilih kapal perang buatan Jepang. Sementara itu, Filipina sedang membahas rencana pengadaan kapal perusak bekas milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang.

Ia menambahkan, Indonesia juga menjadi salah satu negara yang sedang melakukan pembicaraan intensif dengan Tokyo terkait kerja sama pertahanan. Selain itu, Selandia Baru disebut telah menyatakan minat untuk mengakuisisi kapal perusak Jepang.

Advertisement

"Kami sedang dalam pembicaraan mendalam dengan Indonesia, dan Selandia Baru juga telah menunjukkan minat untuk mengakuisisi kapal perusak Jepang," katanya. (lyn/gas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia dan Korea Utara (Korut) hampir menyelesaikan pembangunan jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur penghubung baru antara Moskow dan Pyongyang melalui....

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Ratusan mantan pejabat militer, intelijen, dan diplomatik Israel mendesak Presiden AS Donald Trump menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar segera menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di....

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Persaingan di pasar kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong Meta untuk menghadapi tantangan baru, yakni meningkatkan perlindungan privasi pengguna. Kehadiran Apple yang dikabarkan akan mengedepankan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer