Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Serangan Udara Militer Myanmar Telah Tewaskan 702 Warga Sipil

P
KORBAN PERANG: Warga membersihkan puing-puing setelah serangan udara oleh militer Myanmar. (Foto: AFP)
KORBAN PERANG: Warga membersihkan puing-puing setelah serangan udara oleh militer Myanmar. (Foto: AFP)

Advertisement

 

JENEWA–Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut Militer Myanmar bertanggung jawab atas 702 kematian warga sipil selama enam bulan. Itu terjadi saat periode pemilihan pada 2025.

Dilansir dari Strait Times, PBB memantau sejak Agustus 2025 hingga Januari 2026. Saat itu militer Myanmar mengumumkan pemilihan umum akan diadakan. Dari sumber-sumber yang kredibel telah memverifikasi setidaknya 702 kematian warga sipil selama periode tersebut. Dari jumlah tersebut, 224 adalah perempuan dan 153 anak-anak. "57 persen dari total korban meninggal karena serangan dari jet tempur, drone, paramotor, dan gyrocopter," kata Juru Bicara HAM PBB Ravina Shamdasani.

Advertisement

Dia menyebut yang bertanggung jawab atas hal ini adalah militer Myanmar. "Itu tidak berarti bahwa tidak ada korban sipil yang disebabkan oleh kelompok bersenjata lain," ujarnya. Dia meyakinkan bahwa jumlah tersebut berasal dari data yang kredibel.

Perang saudara melanda Myanmar pada tahun 2021 ketika militer melakukan kudeta. Kudeta ini mengakhiri masa damai dan menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi.

Advertisement

Myanmar diperintah langsung oleh militer selama lima tahun setelah kudeta. Lalu tahun lalu, junta mengadakan pemilu yang sangat terbatas. Tentu yang menang adalah sekutunya. Anggota parlemen baru kemudian memilih pemimpin kudeta Min Aung Hlaing sebagai presiden. (lyn/gas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia dan Korea Utara (Korut) hampir menyelesaikan pembangunan jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur penghubung baru antara Moskow dan Pyongyang melalui....

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Ratusan mantan pejabat militer, intelijen, dan diplomatik Israel mendesak Presiden AS Donald Trump menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar segera menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di....

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Persaingan di pasar kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong Meta untuk menghadapi tantangan baru, yakni meningkatkan perlindungan privasi pengguna. Kehadiran Apple yang dikabarkan akan mengedepankan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer