Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Tenggelamnya Kapal Bayesian: Tiga Awak Kapal Diselidiki, Apa yang Terjadi?

ALengkong • 2024-08-28 22:27:46

Kapal pesiar Bayesian
Kapal pesiar Bayesian
jagosatu.com- Penyelidikan atas tenggelamnya kapal pesiar mewah Bayesian di lepas pantai Sisilia, Italia, kini melibatkan tiga awak kapal, termasuk kapten.

Kapal ini tenggelam pada 19 Agustus, mengakibatkan tujuh orang tewas, termasuk pengusaha teknologi Inggris Mike Lynch dan putrinya yang berusia 18 tahun, Hannah.

Kapal pesiar sepanjang 56 meter ini tenggelam saat terjadi badai menjelang fajar di pantai utara Sisilia.

Kejadian ini membuat para ahli kelautan bingung karena kapal buatan Perini Navi, pembuat kapal ternama Italia, seharusnya mampu bertahan dalam kondisi cuaca buruk seperti itu dan tidak seharusnya tenggelam begitu cepat.

Kapten kapal, James Cutfield, warga negara Selandia Baru berusia 51 tahun, saat ini sedang diselidiki atas dugaan pembunuhan tidak disengaja (manslaughter) dan menyebabkan kapal karam.

Selama pemeriksaan, kapten memilih untuk tidak menjawab pertanyaan para jaksa.

Menurut pengacaranya, Giovanni Rizzuti, kapten berhak untuk diam karena ia merasa lelah dan perlu waktu untuk mempersiapkan pembelaan yang tepat.

Selain kapten, dua awak kapal lainnya, yaitu insinyur kapal Tim Parker Eaton dan pelaut Matthew Griffith, juga sedang diselidiki.

Tim Parker Eaton diduga bertanggung jawab memastikan ruang mesin dan sistem operasional kapal dalam kondisi aman, sedangkan Matthew Griffith bertugas berjaga pada malam hari saat kecelakaan terjadi.

Penyelidikan yang dilakukan oleh jaksa di Termini Imerese, dekat Palermo, diperkirakan akan memakan waktu lama dan membutuhkan pengangkatan bangkai kapal.

Hingga saat ini, belum ada bukti bahwa ketiga awak kapal tersebut bersalah, dan penyelidikan ini hanyalah langkah prosedural.

Menurut Giovanni Costantino, kepala perusahaan yang membangun kapal Bayesian, ada kemungkinan sejumlah kesalahan dilakukan di atas kapal.

Ia menduga bahwa ada bagian kapal yang tidak ditutup dengan baik, sehingga air bisa masuk dan menyebabkan kapal tenggelam.

Saat ini, bangkai kapal Bayesian berada di kedalaman sekitar 50 meter di laut dan tergeletak di sisi kanannya.

Penyelam dari penjaga pantai Italia telah melakukan pemantauan untuk mencegah tumpahan bahan bakar dari kapal tersebut.

Hingga kini, tidak ada kebocoran dari tangki kapal, dan tidak ada tanda-tanda pencemaran minyak di lokasi kecelakaan.

Camper & Nicholsons, perusahaan penyedia layanan untuk kapal Bayesian, saat ini bekerja sama dengan pihak berwenang dan perusahaan penyelamat untuk mengembangkan rencana penyelamatan bangkai kapal dan memastikan tidak ada risiko lingkungan lebih lanjut.

Pertanyaan yang Belum Terjawab

Banyak pertanyaan masih belum terjawab mengenai penyebab tenggelamnya kapal yang dianggap "tidak bisa tenggelam" ini.

Mengapa kapal tetap berlabuh di dekat pantai meski cuaca buruk diperkirakan akan datang?

Apakah ada pintu atau lubang yang terbuka sehingga air bisa masuk ke kapal?

Bagaimana kapal sepanjang 56 meter dengan tiang setinggi 75 meter bisa tenggelam begitu cepat?

Penelusuran dan penyelidikan lebih lanjut akan membantu mengungkap jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini dan menentukan apakah ada kelalaian atau kesalahan yang dilakukan oleh kru kapal.

(ShellyneSalainti)

Editor : ALengkong
#Penyelidikan kapal pesiar #Kru kapal Bayesian #Kapten kapal Bayesian diselidiki #Kapal pesiar Bayesian tenggelam #Kapal pesiar mewah tenggelam #Investigasi tenggelamnya kapal Bayesian