Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Oktober 2025, Markus 7:9-13 Korban Atau Pelaku.

Markus 7:9-13
KORBAN ATAU PELAKU
Katakan "Tidak!" untuk semua yang melanggar perintah Allah
Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri. (ayat 9)
Korban atau pelaku dalam penyalahgunaan kekuasaan harusnya tidak menjadi pilihan. Apalagi ketika situasi ini terjadi dalam kesadaran dan kesengajaan. Baik korban maupun pelaku harusnya sadar dan berusaha dengan sungguh untuk keluar dari situasi ini.
Tuhan Yesus menegur orang-orang Farisi dan beberapa ahli Taurat yang dari Yerusalem. Salah satu yang menjadi teguran-Nya adalah saat mereka mengabaikan perintah Allah untuk menghormati orang tua. Mereka tidak lagi dapat memperhatikan orang tua karena semua milik mereka sudah dipersembahkan kepada Allah, sebagai kurban. Dengan alasan mengutamakan Allah, mereka dengan sengaja mengabaikan orang tua. Teguran Tuhan Yesus untuk mereka karena la tahu bahwa orang-orang Farisi dan ahli Taurat itu memang berniat untuk mengabaikan orang tua dan tidak menghormatinya. Persembahan bagi Allah hanyalah kamuflase.
Orang Farisi dan ahli Taurat adalah bagian dari Sanhendrin. Mereka sering juga disebut Mahkamah Agama. Mereka memiliki wewenang dalam bidang keagamaan dan sipil pada masa pemerintahan Romawi di Yerusalem. Termasuk interpretasi hukum Taurat dan ritual keagamaan.
Sobat muda, kekuasaan yang dimiliki oleh orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat dipakai untuk menjadi pelaku penyalahgunaan kekuasaan. Mereka menetapkan hukum yang sesuai dengan kepentingannya. Sebagai kaum muda, hal ini menjadi peringatan. Ketika kita ada dalam tingkatan pemimpin maka jangan gunakan kekuasaan kita untuk merancang dan melakukan tindakan yang salah. Jangan menjadi pelaku penyalahgunaan kekuasaan! Jangan juga menjadi korban penyalahgunaan kekuasaan! Mari selalu meminta hikmat dan tuntunan Roh Kudus dalam setiap langkah sehingga semua yang kita lakukan sesuai dengan perintah Allah. Amin.
Doa: Roh Kudus, tuntunlah seluruh keputusan dan langkahku sehingga semuanya sesuai dengan perintah Allah Tritunggal yang kudus Amin

