Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 3 November 2025, Yudas 1:8-11 Setiap Penyesatan Ada Konsekuensinya.

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Yudas 1:8-11

SETIAP PENYESATAN ADA KONSEKUENSINYA

"Namun, mereka menghujat segala sesuatu yang tidak mereka ketahui..." (ay. 10)

Advertisement

Di era digital saat ini, penyampaian berita di media sosial sangat dipengaruhi oleh kehadiran para buzzer. Buzzer sejatinya adalah individu yang dibayar untuk mempromosikan sesuatu melalui media sosial. Awalnya, mereka digunakan untuk kepentingan dagang. Namun, dalam perjalanannya, peran buzzer merambah hingga ke ranah politik. Kini, demi keuntungan pribadi, para buzzer kerap menyampaikan informasi yang tidak didasarkan pada data yang tidak dapat akurat, bahkan cenderung menyesatkan dan dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Renungan pagi ini menggambarkan bagaimana surat Yudas menegur perilaku para penyesat, yang sangat bertolak belakang dengan kesetiaan penghulu malaikat Mikhael, tetapi serupa dengan sikap Kain, Bileam, dan Korah. Para penyesat ini disimbolkan seperti Kain, yang menjalankan ritual keagamaan tanpa iman; seperti Bileam, yang memanfaatkan agama demi keuntungan pribadi, dan seperti Korah, yang tidak menghormati otoritas Allah. Kain, Bileam, dan Korah adalah simboll kedengkian, keangkuhan, keserakahan, dan penyesatan yang membawa kehancuran. Hidup mereka mencerminkan gaya hidup oportunistis yang hanya mengejar keuntungan pribadi tanpa dipimpin oleh Roh Kudus. Karena itulah, Yudas memperingatkan bahwa hukuman Allah akan menimpa para penyesat.

Dalam penggunaan media sosial, baik untuk mencari berita rohani, politik, kesehatan, hobi, maupun lainnya, kita, khususnya generasi Z yang kini mendominasi penggunaan media sosial, sangat rentan terhadap paparan informasi yang menyesatkan. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk menyaring setiap informasi yang diterima agar terhindar dari berita palsu, dan dapat mengakses informasi yang berbasis data serta fakta yang akurat. Dan bila di antara kita ada yang berperan sebagai buzzer, marilah menyampaikan informasi yang benar, jujur dan dapat dipertanggungjawabkan demi kebaikan bersama dan kemuliaan Tuhan. Amin.

Advertisement

 

Doa :  Ya Bapa, ajar kami untuk menyampaikan kebenaran dalam setiap karya hidup sesuai kehendak-Mu Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

"Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak tahan memandang kelaliman"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

"Berapa lama lagi, ya TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar....."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer