Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 5 November 2025, Yudas 1:22-23 Kasih Merengkuh Yang Tersesat.

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Yudas 1:22-23


Advertisement

KASIH MERENGKUH YANG TERSESAT

"Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu" (ay. 22)

Cara hidup kawanan burung angsa Kanada memiliki keunikan luar biasa, terutama dalam hal kesetiaan kepada kelompoknya. Burung-burung ini biasa bermigrasi dengan formasi huruf V. Yang menarik, ketika ada seekor angsa yang sakit atau terluka dalam perjalanan, dua angsa lainnya akan keluar dari formasi dan setia menemani angsa yang terluka itu. Mereka akan tetap tinggal bersamanya dengan menjaga, menunggu, dan mendampingi, sampai angsa itu pulih dan mampu terbang kembali bersama kawanan. Ke- setiaan kawanan angsa ini menjadi gambaran indah tentang bagai mana seharusnya hidup orang percaya: penuh kasih, kepedulian, perhatian, dan kesetiaan terhadap sesama dalam persekutuan. dalam Renungan malam ini mengingatkan kita bahwa persekutuan, akan selalu ada anggota yang tersesat dari jalan kebenaran. Namun, sebagai anak-anak Tuhan, kita dipanggil untuk menunjukkan kasih dan kepedulian, bukan dengan cara menghakimi, tetapi dengan menasihati dan menolong mereka agar kembali. Esensi pelayanan bukanlah untuk menghakimi atau membinasakan, melainkan untuk memulihkan. Kita tidak dipanggil untuk membuang mereka yang jatuh, tetapi untuk memenangkan mereka kembali kepada Tuhan. Ketika kita berhenti mencari mereka yang tersesat dan terhilang, kita telah kehilangan kasih, bahkan kehilangan inti persekutuan itu sendiri.

Advertisement

Jika dalam persekutuan ada saudara yang melangkah jauh dari kebenaran firman Tuhan, kita boleh membenci dosa dan kesalahannya, tetapi kita tidak pernah diajarkan untuk membenci orangnya. Ingatlah: Tuhan tidak memperhitungkan kesalahan kita ketika kita bertobat. Jadi mengapa kita begitu mudah mengingat dan menghakimi kesalahan orang lain? Siapa kita hingga merasa berhak menghakimi mereka? Agar kita tidak terjatuh dalam dosa menghakimi, marilah kita menyerahkan hati kita untuk dipimpin oleh Roh Kudus, yang memampukan kasih mendominasi penatalayanan yang kita jalani dengan mencari dan merengkuh mereka yang tersesat. Amin.

 

Doa: Tuhan Yesus, mampukan kami untuk menjaga kasih dalam persekutuan sesual kehendak-Mu Amin.

Advertisement

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer