Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Selasa, 11 November 2025, Amsal 10:6-14 Mulutmu Harimaumu.

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Amsal 10:6-14


Advertisement

MULUTMU HARIMAUMU

Mulut orang bijak membawa berkat tetapi mulut orang bodoh mendatangkan celaka.

"Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kekerasan" (ay.11)

Advertisement

Mulutmu adalah harimaumu. Ungkapan ini hendak menyatakan mulut yang tidak jaga  diperhatikan tutur katanya justru akan menjadi petaka bagi kehidupan sang pemilik. Mulut adalah karunia yang Tuhan telah berikan kepada setiap kita untuk dapat digunakan untuk memuji dan memuliakan nama-Nya. Maka, karunia yang baik itu pula patut digunakan juga untuk tujuan yang baik dan tepat.

Seperti kata penulis amsal dalam ayat 11 mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman. Mulut orang benar menjadi sumber kehidupan sebab dalam mulut orang benar ada kata-kata yang menyejukkan, menenangkan serta menguatkan sesamanya. Setiap kata-kata yang disampaikan bertujuan untuk menyatakan kasih, sedangkan mulut orang fasik penuh dengan kejahatan. Kata-kata yang diucapkan adalah kejahatan, kesombongan dan kebohongan semata yang merendahkan sesama dan menimbulkan pertikaian di tengah persekutuan.

Sobat muda, melalui firman Tuhan hari ini kita semua diajak untuk senantiasa berhikmat dan bijaksana dalam bertutur kata. Setiap ucapan yang keluar dari mulut kita baiknya adalah ucapan yang mengandung kasih, menguatkan dan membawa damai bagi sesama. Terlebih lagi saat ini kita memasuki era digital yang memugkinkan kita untuk berkomunikasi melalui media sosial. Kadang kala, sadar maupun tidak kita mungkin pernah melontarkan komentar-komentar yang menyakiti hati sesama. Baiklah kita belajar untuk berhikmat dan bijaksana dalam berkomunikasi, agar lisan maupun tulisan kita tak menyakiti orang lain. Hendaknya bukan hanya mulut kita saja yang dijaga tetapi juga jari-jari kita agar komentar-komentar yang dilontarkan dalam media sosial tak menyakiti sesama, tetapi menguatkan dan menghibur sesama. Sebab, perkataan yang baik akan membawa sukacita bagi diri kita maupun sesama. Amin.

Advertisement

 

Doa: Ya Tuhan ajarkanlah aku untuk selalu bertutur kata dengan baik dan sopan agar sesamaku tak terluka. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

"Anugerah, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

"Dengan inilah kita mengenal kasih, yaitu bahwa Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita. Jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Yohanes berkata bahwa kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer